Oleh: Putu Kiken Pripta Pringgodani
Tantri hanya memiliki sisa senandung,
untuk dilantunkan menjelang malammu
agar sudut luka-luka kota dunia
terjaga
Tantri hanya sisa senandung
dari sari-sari roh pahlawan
yang gentayangan
di setiap mimpi-mimpimu yang kosong
Tantri hanya sisa senandung daun pegunungan
obat dari cinta ibumu
pereda benjolan-benjolan daging khianatmu
pun benteng terakhir penjaga sel-sel tubuhmu
agar tak pecah menyisakan jejak maut
di peta sunyi
jalan yang disulam dari bayang-bayangmu sendiri
Tantri adalah sisa senandung cinta
yang lahir dari cermin retak Malin Kundang
Tempat ibu senandung
mengalun tiba-tiba
menjelma udara di rusuk-rusuk tubuh kita
hingga rusuk tubuh dunia
Batubulan, 09 November 2025

