Tak hanya webinar jurnalisme radio, webinar jurnalisme di media televisi sebagai terobosan baru turut memeriahkan rangkaian acara Presslist 13.
Televisi saat ini telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan manusia. Namun menurut Made Mersya Larasati Putri (17) selaku Panitia Pengarah Webinar Jurnalisme TV, tingkat minat, pengetahuan, dan kemampuan remaja tentang reportase jurnalistik masih kurang.
Sebagai rumah menempa diri tunas muda, Madyapadma Journalistic Park tak tinggal diam. Sukses menggelar webinar “Asyiknya menjadi Reporter Radio”, Presslist 13 juga memperluas rangkaian acara webinarnya untuk jurnalis muda yang tertarik di kancah layar kaca televisi. Webinar “Jurnalisme TV” berhasil dilangsungkan lewat Zoom Meeting pada Selasa (20/12) pukul 14.00 WITA.
Bersama narasumber ahli di bidang Jurnalisme TV, webinar ini menjadi wadah mengasah diri dan meraup ilmu bagi jurnalis muda Indonesia yang ingin berkecimpung di dunia video jurnalistik. "Tujuan diadakan webinar ini untuk meningkatkan minat, pengetahuan dan kemampuan remaja dalam pembuatan video jurnalistik. Dan video jurnalistik bisa lebih dikenal dan diminati oleh para remaja," papar lebih lanjut Mersya.
Setelah acara pembukaan, 12 peserta webinar yang terdiri atas siswa SMP dan SMA se-Provinsi Bali diajak menimba ilmu lewat 2 pembicara yang berbeda. Agenda pertama adalah materi-materi dasar jurnalistik TV dan kode etik TV. Sigit Purwono yang telah bekerja di TV Channel 7 Australia selama 12 tahun, membagikan pengalaman berharganya dalam Jurnalisme TV kepada peserta webinar. Materi yang dibawakan Sigit Purwono tak kalah menarik. Dengan gaya interaktif, beliau banyak melemparkan pertanyaan kepada peserta dan cenderung mendorong peserta webinar untuk bertanya sebanyak-banyaknya.
Meski pemaparannya singkat, tetapi materi beliau berhasil diterima dengan baik oleh peserta webinar. "Hal menarik yang saya rasakan adalah saat narasumber Pak Sigit Purwono menjelaskan materi, entah mengapa materi yang disampaikan beliau gampang dipahami dan menarik," jelas I Gusti Ayu Indra Pratiwi (15), salah satu peserta webinar ketika diwawancarai Tim Madyapadma via online.
Agenda terakhir sebelum penutup yakni pentingnya riset dalam siaran TV. I Nengah Muliarta, S.Si., M.Si. diundang sebagai pembicara dalam materi riset TV. Beliau merupakan Dosen Universitas Warmadewa dengan sertifikasi Wartawan Utama-LPDS. Materi pentingnya riset dalam siaran TV ini sangat berguna, agar tidak salah mengambil data atau fakta yang terjadi di lapangan.
Adanya webinar ini menjadi tonggak awal bagi peserta webinar dari berbagai SMP dan SMA se-Provinsi Bali untuk meraup ilmu dan memuaskan rasa penasaran akan jurnalisme dalam media televisi. "Yang membuat saya tertarik mengikuti webinar jurnalisme TV ini adalah karena saya ingin mengetahui bagaimana cara menjadi wartawan yang baik dan pastinya ingin menambah ilmu mengenai wartawan," ungkap Ayu Indra.
Ayu Indra juga berharap agar Madyapadma dapat membuat acara webinar yang bermanfaat seperti webinar Jurnalisme TV. Di penghujung wawancara Ayu Indra yang lebih dikenal dengan sapaan Gek In menambahkan bahwa webinar jurnalisme Madyapadma perlu rutin diselenggarakan untuk mencari tahu potensi minat dan bakat insan muda di bidang jurnalisme. (pry)

