Pasien meninggal di Bali mengalami lonjakan tinggi setelah Hari Raya Galungan usai. Lantas bagaimana perkembangan COVID-19 lainnya?
Hari ini, Sabtu (17/04) pukul 13.00 WITA, tim Madyapadma melakukan pemantauan data Covid-19. Dinyatakan bahwa terdapat penambahan pasien positif di Bali bertambah sebanyak 169 orang dengan total 42.757 pasien. Lain halnya dengan Bali, Denpasar dikabarkan menyumbangkan 56 pasien positif, sehingga totalnya menjadi 13.500 pasien. Hal ini memberikan dampak pada grafik persentase transmisi lokal di Bali yang mengalami penurunan sebesar 0,05% menjadi 93,40% dengan penambahan transmisi lokal di Bali sebanyak 134 orang sehingga totalnya 39.936 pasien. Sama dengan Bali, presentase transmisi lokal di Denpasar mengalami penurunan sehingga totalnya mencapai 92,25 % dengan jumlah orangnya 12.454 orang dan bertambah 35 orang.
Tingkat kematian di Denpasar mengalami lonjakan tinggi yaitu sebanyak lima orang sehingga totalnya menjadi 290 jiwa. Sedangkan di Bali, tingkat kematiannya mengalami lonjakan penambahan dari sebelumnya yaitu delapan korban jiwa dengan lima pasien yang berasal dari daerah Denpasar, dan sisanya berasal dari daerah Badung, Bangli, serta Tabanan. Sehingga total kasus kematian yang terjadi di Bali sebanyak 1.241. Alhasil karena itu, tingkat fatalitas di Bali mengalami kenaikan menjadi 2,902%. Begitu juga terjadi di Denpasar, tingkatfatalitasnya mengalami peningkatan sebesar 0,029% sehingga total menjadi 2,148%. Walau begitu, kabar gembira tetap terdengar dari penambahan pasien sembuh di Bali dan di Denpasar. Untuk di Bali terekam terdapat penambahan pasien sembuh sebanyak 172 orang dengan total 39.905 orang. Sedangkan di Kota Denpasar terdapat 12.483 pasien sembuh, yang mana petugas Covid-19 berhasil menyembuhkan 76 orang.
Berdasarkan hasil pemantauan tim Madyapadma online pada Sabtu (17/04), roda perekonomian di Denpasar telah berjalan dengan normal. Pada hari ini kegiatan ekonomi yang tampak di Jl. Kembang Matahari, beberapa toko buka seperti biasa dengan suasana yang sepipengunjung, dan ada satu toko yang terlihat tutup. Keadaan sama dialami pada Jl. Sekar Sari, yang tampak toko disekitar jalan ini buka namun sepi pembeli.

