Jumat (26/12), Madyapadma Journalistic Park melaksanakan kegiatan Madyapadma Berbagi sebagai bentuk kepedulian bagi yang membutuhkan.
Di balik hiruk pikuk persiapan PRESSLIST 15, ada satu kegiatan yang hadir dengan nuansa yang berbeda. Kegiatan ini justru hadir dalam bentuk kepedulian dan aksi nyata.
Melalui rangkaian sederhana namun bermakna, Madyapadma Journalistic Park kembali mengajak anggotanya untuk melihat sekitar dan berbagi dengan mereka yang membutuhkan. Dari sinilah Madyapadma Berbagi (MP Berbagi) dijalankan sebagai salah satu rangkaian kegiatan dari PRESSLIST 15.
MP Berbagi merupakan kegiatan rutin yang telah dilaksanakan sejak tahun 2020, berawal dari masa pandemi Covid-19. Pada tahun 2025, kegiatan ini kembali digelar melalui penggalangan dana dan penyaluran bantuan sosial berupa sembako. Donasi berasal dari anggota Madyapadma, alumni, serta masyarakat umum.
Ketua Panitia Pelaksana PRESSLIST 15, Putu Dhanalakshmi Indira Putri, menjelaskan bahwa MP Berbagi tidak menyalurkan bantuan dalam bentuk uang tunai, melainkan kebutuhan pokok. “MP Berbagi itu kegiatan berbagi kebutuhan hidup kepada masyarakat yang membutuhkan. Donasi yang terkumpul ga langsung dikasih dalam bentuk uang, tapi dalam bentuk sembako,” jelasnya.
Rangkaian kegiatan MP Berbagi terdiri atas penggalangan dana, pembelian kebutuhan sembako, dan penyerahan bantuan secara langsung kepada masyarakat. Seluruh proses penggalangan dana dipublikasikan melalui media sosial Madyapadma Journalistic Park, sementara laporan pemasukan dan pengeluaran dana disampaikan secara terbuka melalui poster yang dibagikan di laman Madyapadma Online serta media sosial resmi Madyapadma.
Ketua Seksi Madyapadma Berbagi, Ni Nyoman Dian Widhyani, menjelaskan bahwa kegiatan MP Berbagai diawali dengan publikasi poster penggalangan dana melalui media sosial. Dana yang terkumpul kemudian digunakan untuk membeli kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, dan mie instan. “Untuk gelombang pertama, pembelian sembako mulai berlangsung di tanggal 22 Desember. Setelah itu, bantuan dibagiin langsung ke masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.
Dian menambahkan, penyaluran bantuan dilaksanakan dalam dua gelombang. Gelombang pertama, penyerahan sembako kepada masyarakat umum yang membutuhkan, sementara gelombang kedua yang direncanakan berlangsung pada Januari 2026 dengan sasaran guru-guru di SMA Negeri 3 Denpasar.
Kegiatan pembagian sembako dilakukan dengan mempertimbangkan sasaran penerima. Tim MP Berbagi memprioritaskan masyarakat yang sebelumnya telah terdata melalui buku berita kisah karya anggota Madyapadma. Apabila masih terdapat bantuan tersisa, sembako kemudian dibagikan kepada masyarakat lain yang dinilai membutuhkan di lapangan.
Lebih lanjut, Dian mengungkapkan bahwa keterlibatannya secara langsung dalam kegiatan ini memberikan pengalaman emosional tersendiri. “Ada momen yang berkesan banget sih menurutku, salah satunya pas ibu penerima bantuan bilang terima kasih sambil nangis,” ungkapnya.
Melalui MP Berbagi, Madyapadma Journalistic Park berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi pelengkap rangkaian PRESSLIST 15, tetapi juga menjadi ruang untuk menumbuhkan empati, solidaritas, dan kesadaran kemanusiaan di kalangan pelajar, yang sejalan dengan tema PRESSLIST tahun ini, “Memanusiakan Keindonesiaan, Menumbuhkan Kesadaran Berkeadilan.” (gan)