We have 93 guests and no members online
Lampu petromaks menerangi kami
Sebuah pensil usang tergenggam kuat
Buku kecil adalah teman kami
Iya itu semua peralatan
mengejar mimpi
Mimpi indah nan megah
sebelum tidur menghiasi
Lampu petromaks menerangi kami
Sebuah pensil usang tergenggam kuat
Buku kecil adalah teman kami
Iya itu semua peralatan
mengejar mimpi
Mimpi indah nan megah
sebelum tidur menghiasi
Bersama kicauan manusia
Empat gerigi berputar
Menuntun jiwa trisma
Menuju arena Indonesia
Ketidakberdayaan menelanku.
Sepanjang hidup aku sudah jadi mangsa.
Diterjang setiap waktu, ku selalu berhasil bertahan.
Namun, kali ini peganganku mulai lepas.
Kau tega memakan uang rakyat
Kau tega mengkhianati hati rakyat
Kau juga tega menyakiti hati rakyat
Yang sudah percaya dengan bisikan kotormu itu
We have 93 guests and no members online