Di bawah gemerlap cahaya bintang
Di tengah sorak-sorai keparauan
Di atas kota yang telah mati
Di sanalah
Ada beribu aksara yang menangis
Dibantai oleh pahitnya realita
Jangan
Jangan mencoba membunuhnya
Jangan mencoba membunuh leluhurmu
Kita semua terlahir darinya
Dia adalah darah yang mengalir pada tiap luka
Juga mata selama kita masih terpejam
Wahai para generasi penerus bangsa
Suarakanlah dengan lantang
Segala hal untuk membuat sang aksara bahagia
Sang aksara butuh tembok besar untuk diperjuangkan
Sebab melupa hanya akan membawa musibah
Dan diam hanya melahirkan keterpurukan
Oleh : Naditha Hayuningtyas

