Oleh: Melanie Wijaya
Dunia perlahan menutup pintu kesunyian...
Tak ada hiruk pikuk suara, hanya detak jantung yang berbicara.
Ketika Sang Surya kembali ke pelukan bumi,
Di sanalah kita belajar “berwisata” ke dalam relung hati.
Amati Gni...
Yang dipadamkan bukan sekadar api lampu,
Melainkan api amarah yang memenuhi janji janji kita.
Amati Karya...
Bukan sekadar berhenti bekerja secara fisik,
Melainkan upaya mencari perbuatan mana yang sebenarnya paling bermakna.
Tak ada langkah kaki ke luar rumah,
Hanya Amati Lelunganan yang mengajak kita untuk menetap dalam diri.
Tak ada kesenangan semu yang dicari,
Hanya Amati Lelanguan yang menuntun kita menemukan cahaya sejati.
Nyepi ini...
Bukan sekadar gelap gulita tanpa sinar,
Tetapi di sanalah kita bertemu kembali dengan jiwa yang utuh.
Kembali suci, sempurna di dalam semesta.

