Karya: Pande Putu Puspaningayu Agustin
Kau menjelma gelap
Dalam sesak piluku diam-diam
Pahatkan hujan pada tabir rembulan
Meledakkan bara bunga kematian
Aroma luka mengisi kekosongan
Teruntai lukisan luka rembulan
Tulisan luka seperti buah rindu
Rembulan tersapu syair yang membisu
Terlihat bulir kesunyian

