Sengat sang surya menembus raga
Riuh rintih meneggelamkan jiwa
Gelap, gundah, takut,
Silih berganti terselip dalam benak
“kamu bodoh, kamu gagal”
Semarak bertubi-tubi menyayat hati
Bak belati menusuk pori-pori
Tinta hitam diatas putih
Saksi bisu, saat ku dimaki
Sebait doa ku panjatkan
Segudang ilmu ku hafalkan
Sekeras batu usaha ku keluarkan
Apa daya, hasil tempur tak sesuai dugaan
Bisikan mereka terlantun bak mantra
Sesak dada membuatku gila
Hidupku tak berpatok pada ujian
Bukan pula pada garis tangan
Nilai ujian hanya kemasan
Bukan menentukan kesuksesan
Cipt:Yadnya Cakra Cyntia Dewi

