Ini adalah sebuah rasa dan suara
Untuk teman lama yang kudamba
Peretemuan pertama bukanlah kebetulan semata
Aku tahu ini skenario yang Tuhan cipta
Hingga akhirnya aku diam-diam jatuh cinta
Hari-hari selalu kita lalui bersama
Canda tawa yang terlontar membuat hidup berwarna
Menembus angin malam dan berkelana
Bersamamu aku tak lagi merasa sepi
Aku suka setiap kali kau bermain pada melodi
Melodi yang selalu menghangatkan hati
Setiap tangis dan tawa kau setia menemani
Aku tak bisa membohongi diri lagi
Perlahan aku menjadi lupa diri
Cinta ini menggema dan tak ingin lagi bersembunyi
Lalu kau pergi sebelum aku sempat mengungkapkan isi hati
Kau bangun dinding kokoh diantara kita
Baik aku dan kamu bukan lagi orang yang sama
Ketika berpapasan di lorong sekolah tak lagi ada sapa
Aku menunduk dan kamu memalingkan netra
Sekeras apapun aku mencoba tak bisa kuruntuhkan dindingmu
Aku tak bisa menggapaimu
Aku tak ingin kita saling menyakiti maka aku memberitahumu
Aku akan belajar melepasmu
Ketahuilah hati ini terlalu rapuh
Sekarang dan selamanya aku telah jatuh
Bertanya-tanya bagaimana jika aku pergi jauh
Jika aku memang bukan tempatmu untuk berlabuh
Aku tak akan memaksa karena rasa sakit akan selalu tumbuh
Aku ingin merasakan dicintai oleh dunia
Akan kusimpan selalu potongan-potongan cahaya kita
Cahaya yang telah memberi hidupku warna
cipt: Ni Putu Sasti Wulandari Dwipa

