Masa baru telah datang…
Mengais memori yang tak akan terulang…
Mengubur segala kenangan…
Juga mengubah keadaan…
Tanah yang kau jejaki kini…
Bukanlah tanah suci…
Tertanam ratusan bahkan ribuan …
Pria dan wanita pasti ada disini…
Hanya tergeletak lalu dikatakan sebagai pejuang…
Enduslah…
Wahai anak muda…
Darah pejuangmu tersebar…
Anyir tak terlelakan..
Dengan penuh luka tertanam…
Juga airmata mengiringi perngorbanan
Hingga kini tanah itu telah rata…
Bukan pemakaman manusia….
Namun berubah menjadi keramaian kota…
Terinjak oleh ribuan kaki…
Tanpa ada yang menyadari…
Arwah pejuangmu masih disana…
Menatap generasi…
Yang melupakan mereka…
Di tengah sudut kota yang ramai…
Mereka terus bersua tapi tak terdengar…
Berharap anak muda mewujudkan impian…
Yang pernah menjadi landasan…
Mengapa mereka berkorban…
Berjuangkan tanah ini…
Wahai anak muda negeri…
Jangan sampai ada tangan bangsa asing…
Kembali menggapai tanah kita untuk kesekian kali…
Perjuangkan impian kami….
Demi Indonesia, tanah air beta…
Demi Nusa dan Bangsa…
Untuk tetap merdeka…
Cipt: Ni Putu Anandha Swari

