Ni Rai Ayu Putri Aryaningsih adalah sosok gadis yang kini menduduki kursi siswa penting di SMA Negeri 3 Denpasar. Gelar Wakil Ketua OSIS 1 periode 2020/2021 telah ia sandang sejak ia menduduki bangku kelas XI. Selain gelar yang disandang, prestasi gadis yang kerap disapa Rai ini juga patut untuk diperhitungkan. "Believe in yourself" adalah prinsip yang masih ia pegang hingga saat ini.
Sukses meraih mimpi adalah tujuan hidup dari sosok Ni Rai Ayu Putri Aryaningsih. Jabatan sebagai Wakil Ketua OSIS SMA Negeri 3 Denpasar tidak menghentikan langkah bungsu dari dua bersaudara ini untuk tetap mengumpulkan prestasi sebanyak yang ia mampu. Nyatanya jiwa kepemimpinan dan ikut organisasi telah melekat dalam diri Rai sejak bangku sekolah menengah. Wakil Ketua OSIS juga pernah ia sandang saat masih menempuh pendidikan di SMP Negeri 10 Denpasar. Berbekal dukungan orang tua menjadikan gadis berusia 17 tahun ini semakin bertekad untuk menyelami dunia pendidikan dan mengukir penghargaan atas namanya.
Kepercayaan dan keyakinan yang diberikan oleh I Made Subagia dan Ni Gusti Ayu Agung Nerawati tak di telantarkan oleh Rai. Juara 3 Siswi Terbaik Kemah Kader Pelestari Budaya Kota Denpasar Tahun 2020, Juara 2 Kontingen Terbaik Kemah Kader Pelestari Budaya Kota Denpasar tahun 2020, Juara Umum Kontingen Terbaik Kemah Kader Pelestari Budaya Provinsi Bali 2021, merupakan sederet prestasi yang diraih gadis kelahiran Denpasar 17 Januari 2004 ini. "Dari awal aku melangkah sampai sekarang semua atas izin dan restu orang tuaku makanya aku yakin sama diriku buat bisa melakukan ini semua. Dukungan dan kepercayaan yang mereka kasi ke aku buat aku gak mudah menyerah karena aku tahu bagaimana usaha orang tua buat bikin aku berdiri sampai di sini," ungkap gadis berzodiak capricon ini.
Sebelum menjadi siswa di SMA Negeri 3 Denpasar, Rai menempuh pendidikan kanak-kanaknya di TK Kusuma Budaya, kemudian melanjutkan di SDN Tulang Ampiang, lalu menjadi siswa menengah pertama di SMPN 10 Denpasar. Tumbuh menjadi sosok yang amat menyayangi orang tuanya tampak jelas dari gadis pencinta musik K-pop ini. Saat diwawancarai, Selasa (11/05) Rai dengan lugas berucap bahwa orang tuanya adalah panutannya. "Orang tuaku itu sangat amat berjasa buat aku dalam hal apa pun, karena mereka yang sudah tahu bagaimana baik buruknya aku. Aku juga senang untuk sharing ke mereka jadi ga ada alasan untuk tidak menjadikan mereka panutan dalam setiap langkahku," ujar penikmat keju ini.
"Untuk sampai dititik seperti ini, kurang lebihnya pasti ada jatuh bangun yang aku rasakan, itu hal yang gak bisa aku kendalikan dan sudah menjadi hak paten untuk terjadi, tinggal bagaimana aku buat menanggapi keadaan, aku berusaha tidak menyerah dengan keadaan yang ada dan gak mau membuat semua orang yang sudah percaya ke aku itu menjadi kecewa," tutur penyuka susu ini. Hasil terbaik tak mudah untuk didapatkan. Menghadapi rintangan dan masalah pun pernah dihadapi gadis dengan hobi nonton ini. Namun yang terbaik pasti ia lakukan agar tetap bertahan untuk membahagiakan orang tersayang.
"Berjalan terus di jalan yang kalian buat seperti yang aku lakukan juga, lebih fokus untuk kedepannya sih. Dan jangan lupa untuk menikmati masa-masa remaja kalian biar nggak nyesel nantinya," pesan Rai. (krn/cd/cfk).

