Berjuang, tenang, dan menang. Tiga kata yang menjadi penyebab kemenangan tim peneliti Trisma yang berhasil menorehkan juara dalam bidang riset yang diselenggarakan oleh Center for Young Scientist (CYS), yaitu Lomba Peneliti Belia (LPB) 2023.
Di tengah sibuknya kegiatan sekolah, tidak memutuskan semangat membara di dada kelompok peneliti Trisma untuk menorehkan prestasi dalam bidang riset. Kali ini, mereka mengikuti ajang perlombaan yang rutin diadakan setiap satu tahun sekali, Lomba Peneliti Belia (LPB) 2023. Lomba diadakan pada 25 Oktober 2023 di Auditorium Widya Sabha dan Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Udayana, Bali. Tahun ini, Trisma mengirim 12 tim peneliti dengan 5 tim dari Madyapadma dan 7 tim dari Kelompok Ilmiah Remaja (KIR).
Keberhasilan anggota Madyapadma Trisma, Desak Ayu Aditi Linggamala (16) dan Ni Made Risa Paramitha (16) dalam meraih Juara 2 dalam bidang Geografi pada LPB tingkat Provinsi tidak semudah membalikkan telapak tangan. Selama persiapan, tim peneliti ini menghadapi beberapa kendala yang cukup rumit. Salah satunya adalah ketika mereka melakukan observasi langsung di Pura Beji, terutama kawasan Tabanan yang jauh dengan jalanan yang kurang memadai. Mereka juga harus pandai dalam mencari akses sinyal di daerah-daerah terpencil. “Sempat juga dapat jalan yang bener-bener kecil terus muterin bukit dan naik turunnya terjal banget,” ungkap Aditi (16).
Perempuan yang akrab disapa Aditi ini mengungkapkan, mereka harus menghadapi kendala lain yang muncul menjelang pengumpulan. Mereka harus merombak poster penelitian di jam 10 malam karena ada perubahan ukuran font yang harus segera diakomodasi. Meskipun berbagai kendala dihadapi, tim ini berhasil mengatasinya dengan semangat dan dedikasi yang tinggi. Mereka menyadari bahwa meskipun terdapat keluhan, yang terpenting adalah menjalani proses dengan sepenuh hati.
Di bidang lain, I Gusti Gde Agung Prabudhya Wiraha (15) dan Made Alvin Auditia Riananda (15), telah berhasil meraih prestasi membanggakan di LPB tingkat Provinsi. Berkat semangat juang yang tinggi, tim ini berhasil meraih Juara 2 serta meraih penghargaan Poster Terbaik dalam bidang Sosiologi.
Kisah sukses mereka dimulai dari awal September ketika menerima tawaran untuk mengikuti Lomba Peneliti Belia dari salah satu kakak kelas. Dalam perjalanan persiapan, laki-laki yang kerap disapa Gung Prabhu ini mengaku, mereka menghadapi kendala yang tidak sedikit. Salah satunya adalah bentroknya waktu antara persiapan untuk LPB dan tugas-tugas kelompok di sekolah. “Kita fokus ke lomba, dan mengambil sela waktu pembelajaran contohnya saat pembelajaran ada jam kosong kita ambil waktu itu untuk melanjutkan membuat persiapan lomba.” Ucap Gung Prabhu (15).
Di lain bidang pula, prestasi membanggakan diraih oleh tim peneliti dari Kelompok Ilmiah Remaja (KIR), Putu Gde Indra Mahotama (16) dan Ida Bagus Arditya Giridharma (16). Banyak rintangan yang dilalui oleh tim peneliti ini. Mulai dari mengalami kendala dalam mendapatkan izin untuk menguji produk penelitian ke SMP, yang baru bisa dilakukan dua hari sebelum batas waktu pengumpulan. Kemudian saat hari pengumpulan makalah dan video, makalah baru selesai 40% dan video belum sama sekali dibuat.
“Baru tidur jam 2 pagi padahal kemarinnya full habis metatah dan besoknya sekolah.” kata Indra (16). Hasil kerja keras tim peneliti ini terbayar lunas ketika mereka berhasil meraih Juara 1 dalam bidang Matematika di LPB tingkat Provinsi. Prestasi ini menjadi sumber inspirasi bagi siswa-siswa lain di Trisma dan membuktikan bahwa dengan kerja keras, semangat, dan tekad yang kuat, prestasi gemilang dapat dicapai.
Tak hanya tiga tim peneliti ini yang telah menorehkan prestasi dan membanggakan nama sekolah. Tim peneliti lain dari Madyapadma maupun Kelompok Ilmiah Remaja (KIR) telah berjuang keras dan tidak kenal lelah untuk berhasil mencapai prestasi dalam ajang perlombaan ini. Tim peneliti dari Madyapadma berhasil meraih Juara 2 dalam bidang Ekonomi (Aurakasih Cetaanjali Tanama Putra dan Ida Bagus Jhana Wibawa Diwangkara), Juara harapan 2 dan penghargaan Poster Terbaik dalam bidang Fisika (Ni Kadek Dwi Cahyarani dan Ni Made Maitria Wicaya). Selain itu, tim peneliti dari Kelompok Ilmiah Remaja (KIR) berhasil menorehkan Juara 1 bidang Hayati (Kadek Dwi Kresna Wahyu Subagia Putra dan Gusti Ayu Kadek Mirah Widiadnyani), Juara 3 bidang Lingkungan (Jhanitra Tikabning Kirana dan I Gusti Gede Agung Angga Sutresna Marten) Juara 3 bidang Psikologi (Ni Kadek Dina Dwidinanti dan Ida Ayu Wikanti Gita Kirana), Juara 3 bidang Sosiologi (Komang Ayu Gita Iswari Ws dan Ni Putu Petriana Vani Ramaniya), dan Juara harapan 1 bidang Fisika (Nyoman Calista Nariswari dan Luh Putu Anya Aeswarya Mudana) . (krn/dst)

