Dua minggu telah berlalu, maka berakhir pula liburan para pelajar dalam memperingati Hari Raya Suci Galungan dan Kuningan. Senin, (02/03) lingkungan SMAN 3 Denpasar kembali ramai. Siswa Trisma, apakah siap?
Setelah menempuh liburan yang cukup panjang, para pelajar akhirnya kembali melakukan aktivitas sekolah seperti biasanya dan tentunya hawa liburan masih terbawa hingga memasuki lingkungan sekolah. Bahkan tak jarang siswa merasa kurang dengan waktu liburan yang diberikan pihak sekolah. Sekilas mungkin terlihat siap, terlihat dari banyaknya buku dalam tas punggung mereka. Namun, bila lebih diperhatikan seolah mereka tengah memikul beban yang begitu berat. Hal ini selaras dengan apa yang diungkapkan oleh Putu Mirah Wahyu Subagia Putri (15), salah satu siswi kelas X di SMA Negeri 3 Denpasar. Siswi yang kerap disapa Mirah ini mengungkapkan bahwa waktu liburan yang didapat masih terasa kurang. “Belum cukup puas dan masih merasa kurang dengan liburan ini apalagi ada beberapa deadline lomba serta ulangan dan try out yang tetap diberikan selama liburan,” keluh Mirah.
Meskipun waktu liburan yang diberikan masih terasa kurang, namun suasana disekolah rupanya dianggap lebih menyenangkan. Sehingga beberapa siswa lebih memilih untuk berada di sekolah dibandingkan di rumahnya sendiri. Rupanya siswa lebih merindukan suasana ketika bertemu dengan teman namun tidak saat proses menimba ilmu. Hal ini seiring dengan pemikiran salah satu siswa kelas XII yakni I Wayan Rio Aditya Prananda(18). Rio mengungkapkan bahwa dirinya lebih menyukai suasana ketika berada di sekolah. “Ketika liburan saya lebih menyukai suasana sekolah dalam artian bergaul bersama teman-teman namun tidak ketika belajar dengan guru,” tutur siswa yang kerap disapa Rio ini.
Dalam memulai aktivitas sekolah, terdapat pula siswa yang sudah merasa siap dalam memulai sekolah setelah menempuh libur yang panjang. Salah satunya adalah I Putu Andika Mulia Artawan (16), salah satu siswa kelas XI sekaligus Anggota Pengurus Osis Angkatan 42 di Trisma yang mengungkapkan kesiapan dirinya dalam melakukan kegiatan di awal sekolah. “Bisa dibilang siap karena tugas yang lumayan menumpuk bisa dikumpul dan kegiatan-kegiatan di hari sekolah bisa dilaksanakan sehingga beban juga berkurang,” kata Andika. Andika juga menambahkan bahwa ketika bersekolah aktivitas interaksi yang dilakukan dengan teman terasa lebih nyaman dibandingkan ketika berinteraksi menggunakan sosial media.
Sejalan dengan Andika, Rio merasa sangat antusias dalam memulai sekolah dikarenakan waktunya menuntut ilmu di Trisma tinggal sekejap. Rupanya Rio ingin membuat sekaligus menyimpan banyak kenangan pada masa putih abu-abu. “Sangat siap untuk sekolah karena waktu buat di sekolah lagi sedikit dan akan tamat jadi nantinya pasti rindu jika sudah lanjut ke perguruan tinggi,” ungkap Rio.
Walaupun siswa mendapat libur dalam memperingati hari Raya Galungan dan Kuningan selama dua minggu namun tugas, ulangan, dan try out masih tetap harus dikerjakan siswa ketika tidak sekolah. Oleh karena itu besar harapan siswa agar tugas rumah yang diberikan sedikit diringankan. “Aku berharap semoga ketika liburan tugas dan lainnya sedikit diringankan, sehingga kami para siswa juga dapat lebih banyak menikmati waktu liburan,” tutup salah satu siswi kelas X SMA Negeri 3 Denpasar, Ni Wayan Mahayanti Cempaka Bumi(16). (krn)

