Kehadiran Rocky n Band di Kalangan Madya Mandala, Art Center ibarat obat pelepas rindu masyarakat pecinta lagu Bali.
“Yening tiang dadi bunge cempaka ane miik” tanya Dek Ulik dalam lagu yang bertajuk Dangap-Dangap. Kemudian penyanyi pria pendamping pun menjawab “Beli kel dadi Dangap-Dangapne,” sambil berpose konyol. Sontak tawa pun pecah diselipi tepuk tangan meriah. Begitulah Ni Made Suastini yang lebih tersohor dengan sapaan Dek Ulik ini pun sukses menghibur masyarakat yang hadir dalam Nawanatya III, 1 April kemarin. Dek Ulik yang mengenakan pakaian adat berwarna merah muda ini pun tampak cantik dan menawan di atas panggung. “Untuk malam ini saya mempersembahkan 2 lagu yang berjudul Dangap-Dangap dan Kudiang Jani,” ujarnya saat ditemui sebelum tampil. Dirinya yang berkarir menjadi penyanyi selama 18 tahun ini pun tak sendiri, dwlam lagu Kudiang Jani ia berduet dengan penyanyi Bali yang tak kalah beken, yakni Widi Widiana.
Tak hanya Dek Ulik dan Widi Widiana, deretan penyanyi Bali pun mempersembahkan lagu Bali kenangan yang membikin masyarakat yang hadir turut berdendang. Penyanyi tersebut diantatanya, Bayu KW, Puja, Gek Na, Yong Sagita. Tentunya, kesenpurnaan penampilan para penyanyi tak akan lengkap tanpa iringan dari Rocky n Band. Grup band yang mengusung genre pop Bali yang di prakarsai oleh I Ketut Rochineng sukses membuat penonton yang hadir terhibur. Dipandu oleh dua mc yang banyol, semakin menambah keceriaan penonton sebelum kembali bergelut dalam padatnya hari Senin.
Malam yang dingin terasa hangat dengan lagu-lagu Bali yang sarat makna dan menghibur. Hal ini pun dirasakan pula oleh Dian Kartika Sari, sebagai penonton Dian yang hadir kala itu benar-benar menikmati penampilan para idolanya itu. “Kebetulan juga saya ngefans sama Dek Ulik dan Widi Widiana, jadi seneng banget bisa nonton dan dengar mereka bernyanyi,” terangnya kagum. Meski baru berusia 22 tahun, Dian merasa kerinduannya akan lagu-lagu Bali baik yang jadul maupun baru telah terobati. “Waktu kecil orang tua saya sering muter kaset lagu-lagu Bali, seperti lagunya Ayu Saraswati yang dinyanyikan oleh penyanyi Bali yang baru itu tetep buat saya ingat masa-masa itu,”kenangnya.
Tentunya untuk mengobati kerinduan penonton akan lagu-lagu Bali, Rocky n Band dan para penyanyi pun giat berlatih untuk menghasilkan penampilan yang prima. “Karena ini event tahunan dari PemProv Bali, jadi kami senang bisa mengisi kembali dan kami berlatih setiap hari agar bisa maksimal,” tutur Dek Ulik. Kembali ia menambahkan, lagu dan musisi Bali pun masih perlu perhatian dari krama Bali sendiri. Sehingga, Dek Ulik berpesan agar ruang kreasi seperti Nawanatya III ini dapat bertahan dan senantiasa ditingkatkan. “Ini ruang untuk seniman Bali dan untuk musisi Bali, apapun yang terjadi tetap berkarya dengan setulus hati,” tutupnya dengan senyum semangat. (Tim MP)

