Ujian Tengah Semester (UTS), mungkin itulah yang bisa menggambarkan hasil rapot bayangan atau nilai tengah semester. Namun bagaimana jika kegiatan tersebut justru tidak dijalankan. Lantas darimanakah nilai tersebut berasal?
Sejak duduk di bangku sekolah dasar, pengambilan nilai tengah semester umumnya dilakukan setelah adanya ujian tengah semester. Pengambilan nilai ini adalah suatu proses dalam kegiatan belajar mengajar yang bertujuan untuk mengetahui tingkat keberhasilan siswa dalam proses penyerapan materi. Namun, SMAN 3 Denpasar rupanya tidak menerapkan sistem pengambilan tengah semester kali ini. Hal ini diungkapkan oleh Evi Paramithasari, salah satu guru di SMAN 3 Denpasar. “ Kalau untuk penilaian tengah semester di Trisma, nilainya diambil dari ulangan-ulangan yang telah dilaksanakan siswa. Nilai tersebut nantinya akan dirata-ratakan,” ungkap guru matematika ini. Ia juga menambah bahwa nilai yang didapatkan guru selama proses belajar untuk menunjuang rapot siswa didapatkan dari nilai ke aktifan siswa sendiri. “Jadi, siswa tidak perlu khawatir akan nilainya karena siswa yang aktif mengungkapkan pendapatnya akan mendapatkan nilai lebih,” lanjutnya dengan senyum.
Penerapan pengambilan nilai ujian melalui ulangan harian dikelas di Trisma inipun mengundang berbagai tanggapan dari siswa-siswi SMAN 3 Denpasar. Beberapa dari mereka mendukung penerapan pengambilan melalui ulangan harian ini. “Aku senang dengan penerapan baru ini. Soalnya kita itu tidak perlu capek-capek belajar lagi nyiapin ujian lagi. Sebelumnya udah ulangan eh nanti tiba-tiba datang ujian tengah semester,” ungkap Bintang Kartika, salah satu siswa XI IPS 2 Trisma. Namun berbeda dengan pengakuan Agus Gelgel (15), ia mengakui bahwa penerapan tersebut malah membuatnya menjadi ragu akan hasil dari nilainya. “Gimana dengan siswa yang baru satu kali ulangan dan masih memiliki nilai yang kecil ketika ulangan, lalu nilai dari ujian tersebut didapatkan dari mana,” tegas agus yang baru mencicipi bangku sekolah menengah atas ini.
Sejati, penerapan apapun yang digunakan haruslah dikerjakan dengan sepenuh hati. “Semua ujian, ulangan sama saja sih sebenarnya asalkan ia mengerjakan dengan fokus pasti hasilnya akan maksimal sehingga mereka tidak perlu cemas akan nilai yang tertera,” jelas yang akrab disapa bu Evi ini. Ia juga mengharapkan kedepannya UTS yang diambil dari ulangan harian ini dapat terus ditingkatkan. “ Sudah berjalan dengan lancer , semoga kedepannya terus lancar bahkan semua siswa mendapatkan nilai yang baik,” tutupnya diakhir wawancara (Sa/ Bi/ Dyt).

