(22/03/2025) Tim basket putra dari SMAN 3 Denpasar kembali mencetak sejarah dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar (Porjar) 2025.
Pekan Olahraga Pelajar (Porjar) adalah sebuah kegiatan olahraga rutin yang diselenggarakan di tingkat daerah/kabupaten/kota yang bertujuan untuk pembibitan dan pengembangan atlet pelajar, serta membangun ekosistem keolahragaan prestasi. Kini pada tahun 2025, tim basket putra dari SMAN 3 Denpasar kembali mencetak sejarah baru.
Ketua tim basket putra SMAN 3 Denpasar, I Made Darma Wiradana (17), mengungkapkan bahwa sebelum pertandingan, tim Trisma Basketball (Triball) mengadakan matur piuning di sekolah dan Pura Luhur Candi Narmada sebagai bentuk doa dan harapan untuk meraih hasil terbaik. Selain itu, tim menjalani persiapan intensif melalui latihan, "Kami rutin berlatih untuk memperkuat fisik, fundamental, dan kerja sama tim," ujar Darma. Sementara itu, pemain senior kelas 12 Triball, Putu Bagus Alden Putra Naresha (18), merasa tim tahun ini lebih solid di berbagai aspek. "Pelatih selalu mengingatkan hal-hal penting sebelum, saat, dan setelah pertandingan. Komunikasi antar pemain juga sangat baik, dan saya berharap chemistry tim ini semakin berkembang ke depannya.”
Tim Triball mengawali perjalanan mereka dengan menghadapi SMKP Harapan pada pertandingan pertama. Dengan performa yang solid, mereka berhasil meraih kemenangan dan melangkah ke pertandingan berikutnya melawan SMA CHIS. Pertandingan melawan SMA CHIS menjadi salah satu yang paling menegangkan, Darma mengungkapkan bahwa pertandingan berlangsung sangat ketat hingga harus melewati dua kali babak overtime. "Pada babak penyisihan delapan besar, kami bertemu dengan SMA CHIS dalam pertandingan yang sangat sengit. Kami harus berjuang hingga dua kali babak overtime yang menyebabkan banyak pemain mengalami cedera dan kelelahan selama bertanding," ujar Darma. Meskipun menghadapi tantangan berat, Triball tetap menunjukkan semangat juang tinggi hingga akhirnya mampu mengamankan kemenangan.
Laga selanjutnya mempertemukan Triball dengan SMAN 7 Denpasar. Dengan permainan yang semakin matang, mereka kembali menunjukkan performa impresif dan meraih kemenangan. Namun, tantangan berat datang ketika harus berhadapan dengan SMAN 1 Denpasar, salah satu tim terkuat dalam pertandingan ini. Meskipun telah berusaha maksimal, Triball harus mengakui keunggulan lawan dan melanjutkan perjuangan mereka di perebutan tempat ketiga.
Pada pertandingan perebutan juara 3, Triball bertemu dengan SMAS Harapan. Dengan semangat juang tinggi dan keinginan kuat untuk membawa pulang trofi, mereka tampil luar biasa dan sukses mengamankan posisi ketiga dalam turnamen ini dengan skor 23-21. "Jujur saja, nyari juara 3 di Porjar Denpasar 2025 lumayan menguras tenaga, terutama kekhawatiran terhadap cedera. Banyak pemain yang cedera, tetapi tetap dipaksa untuk melanjutkan bermain. Mungkin inti dari permasalahannya ada di jadwal Porjar itu sendiri," ujar Alden.
Pertandingan berlangsung ketat dengan kedua tim saling mengejar skor hingga akhir. SMAN 3 Denpasar dan SMAS Harapan terus bersaing sengit, menciptakan pertandingan yang menegangkan sebelum akhirnya Triball memastikan kemenangan. "Pengalaman yang tidak bisa saya lupakan di Porjar tahun 2025 ini adalah bisa mempersembahkan juara tiga ke sekolah sekaligus hadiah perpisahan dari angkatan 46 untuk Trisma sebelum menjadi alumni. Selain itu, kenangan sama adik kelas terutama angkatan 47 & 48 juga tidak akan saya lupakan, tidak hanya ke pemain tapi juga seluruh panitia yang sudah terlibat," ungkap Alden.
Di balik keberhasilan Triball meraih posisi juara 3, tim menghadapi berbagai kendala. Pada Porjar 2025, Triball menggunakan tim DBL 2024 yang masih banyak diisi oleh pemain kelas 12. Kesibukan para pemain kelas 12 dalam mencari perguruan tinggi dan mengikuti ujian sekolah membuat tim jarang berlatih dengan formasi lengkap. Selain itu, padatnya jadwal pertandingan tanpa jeda istirahat menyebabkan kelelahan fisik yang berdampak pada performa tim di lapangan dan menjadi tantangan utama dalam meraih kemenangan. “Fisik kami kelelahan saat bertanding yang dimana jadwal tanding tidak ada jedanya, sehingga menyebabkan kami satu tim tidak dapat melakukan kegiatan rest,” jelas Darma.
Darma Wiradana mengungkapkan bahwa selama pertandingan, pelatih dan pemain saling memberikan dukungan penuh. Pemain di bangku cadangan terus menyemangati rekan setim yang bertanding, menjaga semangat tim tetap tinggi. Setelah sukses meraih posisi juara 3 di Porjar 2025, Triball kini menargetkan prestasi di turnamen DBL berikutnya. Mereka berambisi setidaknya mencapai Fantastic Four (semifinal). Dengan semangat juang tinggi serta evaluasi dari pertandingan sebelumnya, Triball optimis dapat mencetak prestasi yang lebih gemilang di masa depan. (trn)

