Kalian tau gak sih tanggal 9 maret diperingati sebagai hari apa? Ternyata 9 Maret itu ditetapkan sebagai Hari Musik Nasional. Tak banyak yang mengetahui padahal musik menjadi makanan kita sehari-hari. Musik itu sendiri diumpamakan sebagai warna kehidupan. Memberikan rasa ketenangan bagi penikmatnya. Baik pada saat perasaan sedih, senang, marah, maupun kecewa. Tanpa disadari, hidup kita tidak bisa lepas dari musik yang kita dengarkan setiap saat. Seiring berkembang nya zaman, Musik pun yang berawal dengan tradisionalnya yang melekat kini menjadi serba modern. Tentu perbedaan selera penikmat musik pun menjadikan musik tradisional dilupakan. Lalu masihkah musik tradisional dianggap?
Musik tradisional ini menjadi terbelakang hanya karna penikmat musik sekarang mulai melupakan musik tradisional yang sudah berkembang sejak lama. Hal ini dilihat dari segi alat musik yang dimainkan. Remaja zaman sekarang memilih memainkan alat musik yang sedang hitz dikalangan zaman sekarang seperti drum, gitar, piano dan banyak lagi. Hilangnya permainan musik tradisional seperti gendang, seruling, angklung dan lainnya membuat musik tradisional sedikit dilupakan. Selain itu dari segi lagu, para remaja mulai beranjak ke lagu modern. Lagu tradisional pun tak pernah terdengar kembali. Lalu bagaimanakah nasib musik tradisional yang terkikis perlahan oleh zaman?
Miris memang mendengarnya, bahwa musik tradisional sudah mulai dilupakan. Padahal musik tradisional sepatutnya dilestarikan dan tetap dijaga budayanya agar tidak punah. Apalagi itu merupakan suatu kebudayaan turun temurun. Namun beruntung, masih ada beberapa tangan remaja yang kreatif mampu menghadirkan gabungan antara musik tradisional dengan musik modern. Dengan begitu setidaknya para remaja masih tergerak untuk menjaga kebudayaan. Dengan tampIlan baru gabungan antara musik tradisional dengan modern, diharapkan remaja lainnya ikut serta menciptakan kreativitas lainnya, sehingga tetap terjaga musik tradisional ini dengan baik, agar bisa dinikmati hingga ke anak cucu nantinya. (dgt)

