
“Orang-orang seni itu menarik kalau diajak cerita, romantis lagi,” celetuk pria berkemeja putih itu. Siapa sangka dengan penampilan yang begitu santai, ia adalah seorang kartunis legendaris.
Kadek Jango Pramartha (51), merupakan seorang kartunis majalah terkenal di Bali, Bogbog Magazine. Ditemui di workshop SMAN 3 Denpasar (22/04), ia merangkap menjadi pembicara dalam pelatihan karikatur serta menjadi juri lomba karikatur Presslist 7. “Pelatihan karikatur itu penting banget sebelum lomba, supaya pesertanya gak salah ‘alamat’, karikatur itu punya wilayah yang sangat rumit,” jelas pria berkulit sawo matang itu. Alamat yang ia maksud adalah makna dari karikatur itu sendiri.
Pelatihan yang diikuti 13 peserta ini diselenggarakan pada pukul 13.30 WITA. Dalam membuat karikatur yang memiliki nilai humor tinggi namun tetap bermakna. Menurut Jango, antusiasme para peserta pelatihan karikatur sudah bagus. Dilihat dari jumlah peserta yang meningkat, dibandingkan dengan Presslist 6, tahun lalu. “Hal ini merupakan kemajuan yang bagus, secara tidak langsung ini memperlihatkan kartunis muda sudah semakin banyak,” tuturnya sembari tersenyum ramah.
Bagi Vianka Guinaz (13), salah satu peserta mengungkapkan bahwa pelatihan karikatur yang diselenggarakan oleh Madyapadma Journalistic Park ini sangat bermanfaat untuk dirinya. Lewat pelatihan ini, dirinya dapat lebih memahami konsep menggambar karikatur yang benar. “Banyak hal baru yang saya dapat. Selain itu disini juga ada banyak contoh gambar karikatur yang dapat saya jadikan inspirasi”, tukasnya.
“Pelatihannya yang dilaksanakan berjalan lancar, semoga aja tetep lancar sampai selesai,” tutur I Gusti Ngurah Kusadahara Prema Dyotavaro (16), Ketua Panitia Lomba Karikatur Presslist 7. “Pengetahuan masyarakat terhadap karikatur itu masih lemah, karena mereka malas membaca dan lebih suka melihat gambar. Jadi pelaksanaan pelatihan seperti ini sangat bagus agar kedepannya banyak kartunis-kartunis muda yang bermunculan” sahut Jango di akhir wawancara. (git/nan/smy)