
“Kreatif sekali anak-anak ini,” Bisik seorang lelaki kepada istrinya ketika dihampiri tim Madyapadma All Around di Taman Kota Denpasar, Minggu (17/4). Firstsight lelaki ini mulanya memunculkan keengganan. Namun ternyata?
“Dik sini dik,” panggil lelaki itu, sembari melambaikan tangannya. Ia mengeluarkan beberapa lembar uang. “Ini uangnya yaa”, sahutnya. Sebagai gantinya, tangan lelaki itu mengambil puding dan siomay dari nampan yang dibawa anak-anak itu. Ya, begitulah sepintas rutinitas yang dilakoni hampir setiap minggu pagi oleh anggota Madyapadma Journalistic Park.
MP All Around, sebuah kegiatan bertajuk penggalian dana dilakukan oleh kelompok jurnalis muda ini. Dikemas dengan menjajakan kue-kue, buku, maupun baju kaos identitas Madyapadma, yang labanya akan disumbangkan ke kas Presslist 7. “Biasanya kita berangkat dari jam 6 pagi, kumpul di sekolah dulu”, ujar Sriwindari Ambarwati (16), Ketua Bidang Usaha Presslist 7.
Magnet kantuk dan gravitasi tempat tidur memang jadi godaan berat bagi tim MP All Around. Apalagi pagi-pagi buta sudah harus terjaga. Tetapi semua diterjang demi mendapat pundi-pundi rupiah. Derungan suara motor yang memecah keheningan pagi, merupakan teman sejati mereka tiap akan berangkat menuju ‘medan perjuangan’. “Kami biasanya kurang koordinasi di sekolah, kadang banyak yang telatlah, ada malas banget lah”, sambung Windari.
Sesampai di tempat tujuan, semua langsung hilang. Mencari pelanggan yang ikhlas dan rendah hati, yang bersedia menjadi konsumen bagi pedagang-pedagang kecil ini. Dari dahi, mengucur peluh keringat tanda kelelahan. “Pantang pulang sebelum habis! Kita bangga karena ada usaha, jadi nggak cuma bisa minta uang dari orang tua,” pekik Made Pradana Kusuma (16), Koordinator Penggalian Dana Presslist 7, bersemangat.
“Untung bersih MP All Around itu sekitar 200 ribuan sekali jalan,” jelas Cok Putri Krisna (16), Bendahara Umum Presslist 7. Ya, kecil. Tetapi tak dapat dipandang sebelah mata saja. “Lumayan ngebantu banget untuk nutupin dana yang kurang”, sambungnya sembari menulis angka-angka di buku kecilnya.
“Kita cuma berharap, MP All Around kedepannya semakin banyak yang dateng dan tepat waktu, lebih efektif dari awal ekstra jadi nggak cuma saat Presslist 7 aja”, harap Cok Putri. Biasanya asa tulus ikhlas dari seorang Bendahara, manjur! Mewujudkannya dengan senantiasa refleksi diri, agar semangat itu tak lekang dihabis sang kala. (git/smy)