Ada yang berbeda diruang workshop SMAN 3 Denpasar, pukul 09.00 WITA tampak segerombolan pemuda yang beranjak dewasa mulai memadati ruang berbentuk persegi panjang dan pandangannya mulai terfokus pada layar hitam yang terpampang di muka. Ada apakah?
Kicauan burung menemani pembukaan Youth Sineas Award (YSA) ke 7 pada hari Sabtu (2/11). Jika biasanya pada akhir minggu hanya satu dua orang yang berlalu - lalang di kawasan Trisma, kini tampak orang - orang dengan berbagai almamater ramaikan suasana SMA Negeri 3 Denpasar. Seorang perempuan dan laki - laki berdiri di tengah panggung yang telah di sediakan. Microphone berada di genggaman tangan kanan mereka, bersiap untuk temani para peserta lomba film tahunan garapan Madyapadma Journalistic Park. " Selamat datang di acara Youth Sineas Award ke 7," buka kedua pembawa acara dengan serempak.
Lantunan doa dipanjatkan, memohon kelancaran acara. Setelah doa, lagu kebangsaan Indonesia Raya dinyanyikan oleh seluruh hadirin yang hadir sebagai bentuk rasa nasionalisme. Selama rangkaian acara pembukaan, sunyi terasa di tengah kalangan peserta. Kadek Putra Puja Wirawan (17) selaku ketua panitia memasuki area panggung sembari memberi laporan mengenai rangkaian acara YSA ke-7. "Untuk pertama kalinya YSA dilaksanakan terpisah dengan Presslist," ujar laki - laki bertubuh kurus ini. Pada tahun - tahun sebelumnya, acara YSA dan Presslist selalu dilaksanakan berbarengan. Putra Puja juga menuturkan bahwa tercatat 111 karya film dokumenter dan film fiksi yang melibatkan 1719 crew film didalamnya. Peserta Youth Sineas Award di tahun 2019 ini berasal dari 14 provinsi, 35 kota/kabupaten dan 67 lembaga/sekolah/komunitas. Yang terdiri dari Provinsi Sumatra Barat, Bangka Belitung, Riau, Lampung, Jawa Timur, Jawa Tengah, D. I Yogyakarta, Jawa Barat, D.K.I Jakarta, Banten, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, dan Bali.
Dilanjutkan dengan pembukaan dari pihak SMA Negeri 3 Denpasar dimana dibuka secara langsung oleh kepala sekolah Drs. Ida Bagus Sudirga, M. Pd. H. "Kepada para peserta yang masuk nominasi saya ucapkan selamat. Tentu dalam melaksanakan acara ini diperlukan kekompakan," ungkap Drs. Ida Bagus Sudirga, M. Pd. H. Kepala sekolah SMA Negeri 3 Denpasar itu juga berharap melalui acara YSA ini dapat menumbukan bibit-bibit unggul khususnya dalam bidang perfilman. "Dengan Om Awignam Astu Namo Sidham saya resmi membuka Youth Sineas Award ke 7," ujar orang nomor satu di Trisma. dengan ini maka acara YSA 7 resmi dibuka. (ade/dyt)