
Di bawah silaunya sorot lampu, terlihat jelas guratan-guratan lelah peserta Denpasar Book Fair 2019. Namun, tak menutup fakta jika teriakan dan antusiasme mereka malam itu menanti sang juara, meledak begitu saja di aula SMPN 4 Denpasar (14/08).
Selama tiga hari (12-14 Agustus 2019) sudah dilewati, rangkaian acara Denpasar Book Fair 2019 kini telah berakhir. Malam penganugerahan pun dilaksanakan pukul 21:00 WITA. Dengan dihadiri oleh undangan-undangan terhormat, seperti Ida Bagus Yoga Endharta Putra, Ketua Panitia Denpasar Book Fair, kabid Perdagangan, Ni Nyoman Sri Utari, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Denpasar dan deretan kursi berbalut kain putih itu pun penuh disesaki peserta. Bahkan beberapa di antaranya tak kebagian kursi dan memilih rela berdiri. Menanti dan berharap cemas, karya-karya terbaik mereka dapat menyabet gelar juara pertama. Bahkan, ponsel juga kamera telah siap memotret siapa pun nanti yang melenggang kedepan dengan bangga ke atas panggung.
Sampai akhirnya pun, nama-nama sang juara sudah siap diumumkan. Ketegangan semakin merayapi kursi-kursi penonton. Penganugerahan pertama diawali dengan lomba Foto Instagram tingkat Umum se-Provinsi Bali dan lomba Vlog Instagram tingkat Umum se-Provinsi Bali. Instagram @hendikaputra_ dan @dwyoga._ pun keluar menjadi pemenang foto instagram terbaik. Selanjutnya, vlogpun menjadi ajang yang juga dinanti, @hansliemmm dan @diahlaksmii55 berhasil meraih juara vlog instagram terbaik.
Tak henti sampai disana, ketegangan semakin tersirat di wajahnya. Disebut dengan bangga, sang juara. Juara 1 lomba Karikatur tingkat SMP/SMA/SMK se Provinsi Bali diraih oleh I Nyoman Satria Wibawantara, siswa SMK TI Global Bali Denpasar, dan juara 2 lagi-lagi disabet oleh siswa SMK TI Global Bali Denpasar, yaitu I Dewa Gede Ari Yoga. Kemudian menyusul Ayu Komang Amanda Gunawan, asal SMA N 1 Tabanan sebagai juara 3.
Pembacaan juara lomba Koran Dinding (KORDING) tingkat SMA/SMK/Mts se-Provinsi Bali ini pun tampaknya yang jadi paling menegangkan. Apalagi ditambah dengan adanya nominasi-nominasi rubrik terbaik. Sorak dari masing-masing tim pun menggelegar memenuhi aula, ketika mereka yang jadi pemenang disebutkan. Yakni tim asal SMA N 2 Semarapura, berhasil menjadi juara 1 lomba Koran Dinding (KORDING) tingkat SMA/SMK/Mts se-Provinsi Bali. Sedangkan juara 2 diraih oleh tim SMA N 1 Kuta, lalu tim (A) SMA N 4 Denpasar sukses menempati posisi juara 3.
Tak kalah seru juga, ketika pembacaan pengumuman juara lomba Reportase tingkat SMP/MTs, juga tingkat SMA/SMK/MTs, dan Mahasiswa se-Provinsi Bali. Adapun para pemenang dari lomba Reportase tingkat SMP/MTs antara lain TIM 2 SMPN 11 Denpasar, yaitu Ida Ayu Manik Laksmi Dewi Luthfiyah dan Rahmah Habibah, yang berhasil membawa pulang juara pertama. Juga pada tingkat SMA/SMK/MTs, dan Mahasiswa se-Provinsi Bali, dimenangkan oleh I Komang Restu Adi M. Surta dan Desak Nyoman Sri Ratih Rahmaswari, sebagai juara 1.
“Awalnya, kami sempat mau mundur dan gak jadi daftar gara-gara tau lawannya itu banyak, dan termasuk mahasiswa. Nggak nyangka aja, pas diumumin bisa ngalahin kakak-kakak universitasnya, hampir mau pulang pas udah diumumin juara 3 dan 2 semua universitas,” cerita Desak Nyoman Sri Rahmaswari
Dengan diselingi oleh beberapa video kilas balik Denpasar Book Fair 2019, semakin membuat para peserta menanti-nanti pembacaan juara lomba selanjutnya. Ialah lomba Resensi tingkat SMP/MTs, SMA/SMK/MTs, dan Mahasiswa se-Provinsi Bali. Tingkat SMP/MTs gelar juara pertama berhasil disabet oleh I Made Cahya Narayana, mahasiswa asal Universitas Udayana. Sementara itu juara 2 memiliki poin seri dan dimenangkan oleh Devy Wira Prashanti dari SMA N 1 Mengwi dan Ni Kadek Diana Pratiwi dari SMKN 1 Denpasar.
Kemudian untuk tingkat SMP/MTs, juara 1 diraih oleh siswi dari SMPN 3 Denpasar, yakni Ni Wayan Pradnyaddhari Kusumaputri. Disusul oleh Ni Komang Ista Triana sebagai juara 2 dan Ni Kadek Ayu Laksmi Dwiana Putri sebagai juara 3, yang keduanya berasal dari SMP N 3 Denpasar pula.
“Buat peserta yang menang jangan cepat puas, yang kalah tetap berhati luas,” pesan Putu Puan Maharani (17), selaku ketua Komunitas Madyapadma, salah satu penyelenggara Denpasar Book Fair 2019.
Malam itu, penghujung Denpasar Book Fair ditutup dengan tangis haru dan senyuman. Tak sedikit para peserta yang berakhir menitikan air mata, tatkala berhasil menyabet gelar juara. Lensa kamera yang terus menyoroti wajah-wajah para pemenang, jelas menangkap dengan baik bagaimana rupa mereka. Bagaimana senyum kebanggaan itu mengembang dengan sempurna di malam terakhir Denpasar Book Fair 2019. (kar/sa)