
Tampak segelintir remaja sedang duduk manis yang beralasi karpet biru. Mereka tampak serius berkutat dengan barang elektroniknya masing-masing. Ada apakah?
Terik sinar mentari terasa menusuk kulit. Jika tadi pagi kelabu, kini langit sudah menunjukkan warna yang cerah seolah turut mendukung peserta lomba Resensi dan lomba Reportase pada Selasa, 13 Agustus 2019.
Dari mentari berada di ufuk timur hingga bergerak dekati ufuk barat, pengunjung Denpasar Book Fair 2019 tak henti – henti berdatangan keluar masuk silih berganti. Mulai dari yang berseragam sekolah dasar, sekolah menengah pertama, sekolah menengah atas, hingga masyarakat umum terlihat memasuki stand-stand buku yang berjejer rapih. Ditemani alunan lagu, mencairkan suasana yang cukup panas pada hari ini. Walaupun keringat terasa membasahi tubuh, tapi para pengunjung tetap terlihat menikmati pameran buku garapan Pemerintah Kota Denpasar bersama dengan Komunitas Madyapadma. Masyarakat terlihat cukup antusias dengan acara yang memiliki tujuan utama guna meningkatkan minat baca serta kembali mempopulerkan keberadaan buku cetak di tengah modernisasi saat ini.
Hawa yang terasa panas seolah ikut membakar semangat para peserta Lomba Resensi maupun Lomba Reportase. Meski Sang Bayu enggan menemani, tak membuat tekad peserta untuk menyabet gelar juara menjadi padam. Ditambah lagi, peserta bebas memilih spot senyaman mereka. Mulai dari di dalam gedung utama pameran, di taman, hingga di area makan ada saja peserta yang sibuk berkutat mengerjakan tugas lombanya masing-masing. Merensi buku terlihat sepele, namun tidaklah semudah membalikkan telapak tangan. Pada pukul 08.00 WITA, peserta sudah melakukan registrasi lomba. Kemudian sebelum lomba dimulai, seluruh peserta mengikuti briefing selama 10 menit guna memperjelas ketentuan lomba. Dan akhirnya, pertempuran dimulai. “Antusiasme peserta resensi bisa dibilang tinggi banget. Soalnya yang ikut lomba resensi ini banyak banget terutama tingkat SMP,” aku Ayu Putu Alika Prameswari Riananda (17) ketua sie Lomba Resensi Buku Denpasar Book Fair 2019. Alika juga menjelaskan bahwa buku yang di resensi untuk tingkat menengah pertama dan tingkat menengah atas serta mahasiswa berbeda. “Kalau untuk tingkat SMP yang bakal di resensiin itu buku tentang nyegara gunung punyanya Madyapadma. Terus untuk tingkat SMA, SMK, Mahasiswa buku yang di resensiin itu berjudul ‘Selalu Rindu Bali’ karyanya Aryantha,” jelas gadis berkulit putih ini.
Sementara di waktu yang bersamaan, peserta Lomba Reportase juga tak kalah tuk turut bertempur. Tampak terdapat kamera dan alat elektronik yang menghiasi genggamannya. Mereka kedapatan tengah sibuk bertanya sana sini di hari kedua yang merupakan hari lanjutan tuk berjuang memberikan hasil yang terbaik. Sebelum akhirnya di acara penutupan Denpasar Book Fair 2019 nanti sang pemenang lomba Reportase akan diumumkan. “Ya, besok siang jam 12 siang itu terakhir para peserta Lomba Reportase untuk mengumpulkan karyanya, dan semoga semua peserta yang mengikuti lomba itu bisa lancar dan siapun yang menjadi juaranya nanti semoga sesuai dengan yang diharapkan,” harap Ayus Susanthi, Steering Comitee Lomba Jurnalistik Denpasar Book Fair 2019. (sa/dyt/ade)