
“Sebenarnya pola pikir kita sederhana sih untuk menghadirkan Presslist tahun ini, ya seperti kita ambil tema yang merupakan tema lanjutan dari tahun lalu namun bukan MP kalau engga memberikan hal berbeda,” ungkapnya ketika ditemui Kamis (06/06).
Ya, Presslist 10 dan Madyapadma Festival Buku kembali hadir dengan konsep baru. Tentu saja konsep untuk Presslist 10 dan Madyapadma Festival Buku masih memiliki benang merah dengan acara Presslist di tahun-tahun sebelumnya. Presslist 10 dan Madyapadma Festival Buku kini mengusung tema “Mengisi diri, meneguhkan Indonesia”. Tentu saja tema tersebut bukan asal dipilih. Diskusi terus dilakukan hingga akhirnya diputukan bahwa tema tersebutlah yang akan temani acara Presslist di tahun 2019 ini. “Tema Presslist tahun lalu kan merajut Indonesia. Berawal dari kasus yang terjadi di Indonesia pada tahun lalu dimana urgensinya untuk menyatukan Indonesia pasca panasnya resistensi politik menuntut kita untuk kembali bersatu. Setelah kita rajut kembali persatuan Indonesia, saatnya kita kembali pada visi besar Indonesia. Bersatu kita majukan Indonesia. Nah untuk memajukan Indonesia kita perlu Sumber Daya Manusia (SDM). Nah untuk memiliki kualitas SDM inilah kita perlu mengisi diri kita,” jelas Rama Gerald Jade salah satu steering comitte Presslist ini. Yang akrab disapa, Rama ini juga menambahkan bahwa kita dapat mengisi diri dengan berbagai pengetahuan dan keterampilan yang harus kita isi dan dalami. Pengetahuan dan keterampilan itulah yang akan dipergunakan untuk meeneguhkan Indonesia.
Tentu ada banyak sekali jalan yang dapat kita pilih untuk mengisi diri dalam rangka meneguhkan Indonesia. Acara Presslist sendiri merupakan acara yang dirancang untuk mewadahi kreatifitas para pelajar se-Indonesia. Ada acara-acara menarik di dalamnya. Salah satu acara yang akan dilaksanakan pada Presslist mendatang ialah workshop menulis buku. Pengetahuan yang didapat dari workshop menulis buku diharapkan mampu untuk mengisi diri para pelajar. “Tentu aja ada hubungan antara tema Presslist tahun ini dengan workshop menulis buku. Tidak sedikit orang yang beranggapan bahwa menulis buku hanya mampu dilakukan oleh orang yang berprestasi. Dengan adanya workshop menulis buku diharapkan para peserta dapat mengisi diri mereka dan mengubah pandangan mereka bahwa menulis buku hanya bisa dilakukan oleh segelintir orang,” ungkap I Nyoman Lanang Putra Pandu selaku koordinator bidang buku. Workshop menulis buku ini difokuskan untuk para pelajar. “Pengisi acaranya nanti itu Oka Rusmini, penulis asal Bali yang sangat terkenal. Karya-karyanya sudah diakui dunia Internasional dan diterjemahkan dalam berbagai bahasa,” katanya. Workshop menulis buku ini memiliki begitu banyak tujuan. Salah satunya yakni melalui workshop menulis buku ini diharapkan lahir penulis-penulis muda yang berbakat. “Harapannya ya semoga Presslist 10 dan Madyapadma Festival buku berjalan lancar. Semoga juga workshop menulis buku nanti dapat menginspirasi banyak orang dan ketertarikan orang-orang untuk menulis buku bisa bertambah,” tutup Lanang di akhir wawancara. (dyt/ade/sa)