• This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  • +6285-739880-014
Category: Laporan Khusus

Image and video hosting by TinyPic

Sang saka merah putih tampak gagah bersanding bersama bendera Madyapadma di atas podium juara. “Kami persembahkan madyapadma untuk Indonesia,” seru aris salah satu peneliti muda trisma.

     Ya, prestasi membanggakan datang lagi dari tim Indonesia yang berhasil menyabet 15 gold medal, 7 silver, dan 15 bronze di tingkat internasional dalam ajang 2018 Bangkok International Intellectual Property Invention Innovation and Technology Exposition (IPITEX 2018) di Bangkok, Thailand, 1-6 Februari 2018.

     Dalam lomba yang digelar Dewan Riset Nasional Thailand ini tim peneliti dari Madyapadma, SMA Negeri 3 Denpasar mengirimkan 3 tim peneliti yang berhasil menyabet 2 Gold medal, 1 silver medal dan 2 Special Awards dari WIIPA dan Hongkong University. Hal ini diungkapkan oleh I Nyoman Aris Suardana, salah Seorang peneliti yang meneliti tentang Biocomposite from combination of cassava skin waste and dry leaves litter . “Aku sangat bersyukur timku mendapatkan medali emas di ajang internasional ini,” ungkap singkat dengan wajah sumringah. Selaras dengannya Desinta linggarcany yang juga tergabung satu tim dengan Aris juga gembira mendapatkan gold medal “Aku kira kita engga dapat gold medal soalnya special awards aja engga dapat tapi ternyata kita bisa dapat,” tuturnya.

     Tidak hanya Aris dkk. Komang Triadhie beserta tim juga berhasil mengharumkan nama SMAN 3 Denpasar sekaligus Indonesia. “Ya sebenernya ini berawal dari kegiatan expo sekolah disuruh buat produk dan kita ciptain VCO terus ada lomba ini kita ikutin saja untuk cari pengalaman dan ternyata tidak sia-sia, kita bisa meraih gold medal dan special awards dari WIIPA,” ungkap pria yang membuat penelitian berjudul Lengis Melah (Combination of Virgin Coconut Oil (VCO) and Patchouli Leaf (Pogostemon Cablin Benth) As Antioxidant to Prevent Premature Skin Aging.

    Tak kalah membanggakan, dua bersaudara Dhara Duarsa dan Maha Duarsa juga berhasil meraih Silver Medal dan special awards dari Hongkong University dengan penelitian berjudul The Combination of Flower Extract and Buttercup Leaf As a Source of Antibiotics Againts E. Coli and Streptococcus Bacteria Spyogenes. Maha Duarsa mengaku penelitian ini sangat berkesan baginya, mengingat bahwa ia bukan dari ekstra Madyapadma yang sama dengan sang kakak. “Jadi sebenarnya aku disini itu bantu kakak aku buat karya tulis untuk tiket bisa UN terus ditawarin mau coba lomba engga dan ternyata jauh dari ekspetasi, kita bisa juara juga,” serunya.

    Usaha tak pernah menghianati hasil. Melihat perjuangan mereka yang begitu keras akhirnya hasil manis pun berhasil ditorehkan. "Ini persembahan dari madyapadma untuk Indonesia," tutup Dhara Duarsa diakhir wawancara. (mp/sa)

Pengunjung Lainnya

We have 97 guests and no members online