• This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  • +6285-739880-014
Category: Tajuk

Sudah beberapa bulan semenjak dikeluarkannya kebijakan e-learning, tetapi belum nampak adanya penerapan e-learning yang kental di beberapa sekolah. Justru malah nampak kewalahan.

      E-learning akan berjalan dengan lancar apabila fasilitas seperti laptop atau telepon genggam serta koneksi internet terpenuhi. Nyatanya semenjak kebijakan e-learning muncul, nampaknya masih banyak sekolah yang kewalahan dalam mengatasi permasalahan ini.

     Salah satu penghalang terbesar bagi kebijakan ini adalah adanya larangan membawa telepon genggam di beberapa sekolah. Meskipun kita masih bisa menggunakan laptop sebagai penggantinya, tetap saja masyarakat modern zaman sekarang lebih memilih untuk menggunakan telepon genggam. Memang kedua alat elektronik tersebut membutuhkan koneksi internet agar bisa melakukan pembelajaran e-learning, tetapi telepon genggam memiliki fitur yang dapat menggunakan kuota internet yang tidak dimiliki oleh laptop. Mengingat bahwa zaman sudah modern, larangan membawa telepon genggam bisa menjadi penghalang yang paling terbesar.

    Penghalang lainnya yaitu penggunaan koneksi internet. Sekolah-sekolah yang melaksanakan kebijakan e-learning harus siap dalam menyediakan fasilitas internet. Apalagi jika penggunaan internet tersebut digunakan secara bersama-sama di waktu yang sama. Perlu biaya yang cukup mahal untuk menyediakan fasilitas internet karena memerlukan jumlah yang banyak agar koneksinya tidak lamban. Anggap saja jika satu kelas akan dipasangkan sebuah wifi, dalam satu sekolah terdapat 24 kelas. Itu berarti sekolah tersebut memerlukan 24 wifi. Bukankah hal ini memerlukan biaya yang cukup banyak?

     Memang kebijakan e-learning lebih efisien jika dibandingkan dengan metode pembelajaran konvensional. Hanya saja masih banyak sekolah yang belum bisa mengatasi permasalahan ini karena bisa saja mengubah beberapa kebijakan sekolah atau mengeluarkan biaya yang tidak sedikit. Lebih baik fasilitas-fasilitas sekolah di Indonesia dimantapkan terlebih dahulu, jangan terlalu terburu-buru mengeluarkan kebijakan yang belum tentu bisa disama ratakan. (gau)

Pengunjung Lainnya

We have 31 guests and no members online