• This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  • +6285-739880-014
Category: Resensi

Image and video hosting by TinyPic

Judul Film  : Geostrom
Rilis            : 20 Oktober 2017
Sutradara  : Kyle Balda, Pierre Coffin, Eric Guillon
Produser   : Janet Healy, Chris Maeledandri
Skenario   : Dean Devlin, Paul Guyot
Genre        : Action, ilmu pengetahuan
Durasi       : 109 menit
Pemain     : Jake Lawson (Gerard Butler), Max Lawson (Jim Sturgess), Sarah Wilson (Abbie Cornish), Leonard Dekkom (Ed Harris), President Andrew Palma (Andy García), Cheng (Daniel Wu)

     Bagi pecinta ilmu kebumian, film geostorm menjadi salah satu rekomendasi. Film yang ditulis oleh Dean Devlin menceritakan kerusakan bumi akibat terjadinya kesalahan teknik dari salah satu satelit atau disebut sebagai Dutchboy. Kejadian hilangnya dutchboy ini membuat dunia menjadi hancur hingga menimbulkan korban jiwa. Setelah serangkaian bencana alam yang belum pernah terjadi sebelumnya mengancam planet ini, sehingga para pemimpin dunia berkumpul untuk memperbaiki jaringan satelit yang rumit untuk mengendalikan iklim global dan menjaga agar semua orang tetap aman. Namun apakah dalam menjalankan misi ini mampu mengatasi masalah yang mengancam dunia?

     Geostrom merupakan film ke-6 setelah Independence day hasil penulisan karya Dean Devlin. Devlin sendiri membuat plot yang cukup rumit dalam mengawali latar film dengan tujuan mengalihkan penonton agar jeli dari sifat setiap tingkah tokohnya dari setiap adegannya. Jake Lawson merupan pencetus Dutchboy yang rusak akibat dicuri oleh Leonard Dekkom selaku Menteri Dalam Negeri Amerika Serikat.

   Film berdurasi 109 menit ini menyugguhkan animasi sangat berinovatif dan terasa nyata. Efeknya membuat dunia baru dengan perkembangan teknologi yang sesuai zaman. Sementara itu, aktris yang dibintangi Sterling Jerins (Hanna) selaku anak dari Jake membuat penonton terharu dengan hubungan yang mereka miliki. Tidak hanya itu, keunikan lainnya digambarkan melalui ilmu pengetahuan yang terselip dalam kegiatan sehari-hari.

   Namun sayang, plot film ini cukup rumit sehingga menuai kritikan dari penggemar film. Pasalnya, film ini tidak sesuai realita seperti yang terdapat di trailer, yang menunjukkan tentang bencana alam di berbagai negara seperti hujan es di Tokyo, dan tsunami di Dubai. Tetapi, kenyataannya sebagian besar film ini hanya berisikan orang-orang bercakap mengenai cara masuk ke dalam server. Sungguh membosankan. Sedikitnya film ini harusnya membicarakan bencana alamnya, bukannya mengenai server dan enkripsi. (das)

Pengunjung Lainnya

We have 110 guests and no members online