• This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  • +6285-739880-014
Category: Jelajah Sepeda Bali Barat 2018

Image and video hosting by TinyPic

 "Kurang, pengen ekspedisi lagi tapi aku kangen sama mama," ungkap gadis itu setelah tiba di SMA Negeri 3 Denpasar. Sepintas ia terlihat layaknya gadis manja, namun anggapan dapat terelakan dengan menyelesaikan perjalan 6 hari 5 malam ini. Siapakah dia?

      Ya, begitulah kesan Tjok Sinta, siswi kelas X IPS 2 SMA Negeri 3 Denpasar yang baru saja menyelesaikan Ekspedisi Jelajah Sepeda Bali bagian Barat 2018. Tjok Sinta menuturkan bahwa ekspedisi kemarin (11-16 Januari 2018) sangat berkesan baginya. “Ini kali pertamanya aku melakukan perjalanan jauh, jadinya seru banget soalnya bisa bareng teman-teman apalagi dengan naik sepeda,” ungkapnya. Meski seru tetapi ia tak dapat mengelak, “Ahh seharusnya etapenya ditambah tapi aku kangen juga sama masakan mama dirumah,” ujarnya.

     Berbeda dengan Tjok Sinta berbeda pula dengan Anandha Swari, yang notabene tim medis ini memiliki kesan tersendiri. Ia mengungkapkan bahwa dirinya banyak belajar dari perjalanan ekspedisi ini. “Ekspedisi ini, membuat aku jadi lebih mandiri. Ini nih parahnya anak tunggal apalagi cewek pasti selalu tergantung sama orangtua kayak kemarin sedikit-sedikit ditelponin di hari pertama namun setelah ekspedisi berlanjut aku jauh lebih mandiri dari sebelumnya,” kenangnya.

     Sementara itu, Adi Soekariawan selaku guru pembimbing ini pun mengungkapkan bahwa siswa yang terlibat dalam ekspedisi ini sudah mandiri. “Saya melihat mereka tidak ada yang mengeluh sakit malah semangat mereka patut diacungkan jempol soalnya semua tim pesepeda dan non sepeda bisa melanjutkan tugasnya hingga akhir,” ungkapnya. Pria yang akrab disapa pak Adisu ini pun menambahkan jika kekompakan siswa yang terlibat perlu ditingkatkan lagi. “Seharusnya mereka lebih kompak lagi seperti menggunakan waktu mandi bersama teman jadinya satu sisi mereka bisa tambah akrab karena mempunyai kesan berbeda serta disatu sisi juga bisa meminimalkan waktu supaya tidak ngaret,” kata Adisu sembari tertawa kecil.

      Disisi lain, I Nyoman Tri Sendyana mengungkapkan harapannya, agar ekspedisi tahun depan bisa lebih baik lagi. “Ya sangat bersyukur sekali kalau ekspedisi ini berjalan lancar, semoga tahun depan angkatan 41 perlu ditambahkan etapenya agar yang terlibat bisa lebih mandiri lagi atau bisa cari ide baru engga hanya bersepeda saja,” imbuh pemimpin umum Madyapadma ini sembari senyum. (sa)