• This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  • +6285-739880-014
Category: Laporan Khusus

Image and video hosting by TinyPic

Situasi Workshop SMA Negeri 3 Denpasar berbeda dari hari-hari biasanya, pasalnya pemilihan Duta Trisma periode kembali dilaksanakan. Sorak-sorai para siswa untuk menyemangati teman mereka turut memeriahkan pemilihan Duta Trisma tahun ini.

    Tepat pada hari Jumat (12/01) merupakan hari yang berpengaruh bagi SMA Negeri 3 Denpasar. Pasalnya hari itu menjadi hari pemilihan Duta Trisma periode 2018/2019. Berbeda dari tahun sebelumnya, pemilihan Duta Trisma kali ini diawali dengan penilaian kepiawaian peserta putri untuk merias wajah serta menata rambut sebelum peserta memaparkan visi dan misi mereka. Perbedaan lainnya dipaparkan oleh Ni Nyoman Tri Gitayani (17) selaku koordinator pelaksanaan Duta Trisma “Pemilihan kemarin juga gak ada tes bakat jadi beda sama tahun lalu, tes wawancaranya pun tidak seperti tahun lalu. Sekarang keduanya dihilangkan sesuai permintaan juri,” ungkapnya. Adapun yang dinilai untuk mendapatkan posisi tiga besar dikatakan pula oleh gadis yang gemar membaca buku ini “Untuk menyaring peserta tentu mereka harus punya wawasan yang luas seperti yang sudah dilampirkan disurat. Selain itu, mereka juga harus punya skill dalam tata busana,” pungkasnya.
    Walau ditiadakannya tes bakat, untuk menduduki lima besar tetap saja dirasa tak mudah bagi para peserta. Pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan para juri bukannya perkara mudah, lebih-lebih disaksikan banyak penonton dari kalangan siswa dan guru. Senada dengan yang dikatakan oleh Ni Kadek Unik Jayanti (16) sebagai Duta Trisma Putri terpilih, tes wawancara tetap saja menegangkan. “Ya awalnya ada grogi, tetapi bisa saya lalui dengan percaya diri,” jawabnya. Sebelum itu, peserta diwajibkan mengumpulkan berkas-berkas berisi piagam prestasi dan pengalaman berorganisasi. “Untuk bisa masuk lima besar itu dilihat dari prestasi akademik maupun non akademik peserta ditambah dengan pengalaman berorganisasi dari peserta itu sendiri” tambah gadis berambut panjang tersebut.
    Menurut Gitayani, pemilihan Duta Trisma ini memang wajib diadakan setiap tahunnya, hal ini dimaksudkan bahwa Duta Trisma merupakan ikon sekolah yang bertugas mempromosikan kultur-kultur budaya SMAN 3 Denpasar. “Fungsi Duta Trisma itu sendiri dapat mewakili sekolah dalam berbagai pertemuan dan menjadi Duta Trisma itu menjadi ikon sekolah dalam kata lain menjadi cerminan dari bagaimana Trisma itu sendiri,” jelasnya.(gia)

Pengunjung Lainnya

We have 19 guests and no members online