• This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  • +6285-739880-014
Category: Laporan Khusus

Image and video hosting by TinyPic

 Rintikan air hujan sempat menemani pertandingan Gaesma Cup 2017 pada hari Kamis(28/12). Meski terhalangi cuaca, gemuruh sorak penonton tak pernah surut untuk menyemangati masing-masing tim yang mereka banggakan.

      Tradisi tahunan menjelang HUT Trisma (Gaesma Cup) tak terasa sudah mencapai hari ketiga. Menjelang pukul 15:00 WITA para pemain melakukan pemanasan terlebih dahulu sebelum terjun menghadapi lawannya. Kemudian wasit berbaju kuning itu mulai meniup peluitnya menandakan pertandingan pertama hari ini (28/12) akan segera dimulai. Pertandingan pembuka Gaesma Cup pada hari Kamis dimainkan oleh tim 2 yakni perwakilan siswa dari XII MIPA 7, XII IPS , XI MIPA 7, X MIPA 1, X MIPA 2 melawan tim 3 dengan perwakilan anggota dari XII MIPA 2, XI MIPA 2, XI MIPA 3, X IPA 3 dan X IPA 6.

      Pada menit-menit pertama pertandingan antara tim 2 dengan tim 3 berlangsung dengan sengit karena kedua tim belum berhasil memasukkan gol ke gawang lawan. Salah satu pemain tim 3 dengan nomor punggung 13 akhirnya berhasil mencetak gol pembuka pada menit ke-15 yang dimeriahkan oleh tepuk tangan dan gemuruh sorak pendukungnya. Tak berhenti sampai disana, lagi-lagi gawang lawan berhasil ditembus oleh salah satu pasukan abu-abu dengan nomor punggung 13 itu. Hingga satu gol lagi menyusul untuk tim 3 dan menghasilkan kemenangan telak bagi tim 3 dengan skor 0-3. Gemuruh sorak penonton serta wajah ceria pemain dari tim 3 menghiasi akhir dari pertandingan pertama.

     Memasuki pukul 16:30 WITA, pertandingan dilanjutkan dengan tim 4 yang beranggotakan kelas XII MIPA 1, XI MIPA 5, XI MIPA 6, XI IPS dan X IPS 2 melawan tim 5 yang beranggotakan kelas XII MIPA 3, XII MIPA 5, XI MIPA 1, X MIPA 4 dan X MIPA 5. Menjelang pertandingan kedua, permainan sempat terhenti karena ada salah satu anggota tim 5 yang mengalami cedera. Anggota PMR segera melesat ke lapangan untuk memeriksa pemain itu. Pertandingan segera dimulai kembali setelah pemain yang cedera tersebut digantikan oleh pemain cadangan tim 5. Hingga akhirnya pertandingan kedua menghasilkan tim 5 sebagai pemenang dengan skor 2-1 meski hujan rintik-rintik sempat menemani menjelang akhir pertandingan.

    Made Bagus Krishna Wiranatha(16) selaku panitia dokumentasi dalam pertandingan Gaesma Cup ini mengungkapkan bahwa setiap pertandingannya selalu membuat semua orang yang ada di lapangan menjadi heboh dengan suasana yang disuguhkan dan suara teriakan supporter membuat lapangan lebih bersemangat. "Suara penonton tuh tidak henti-hentinya, membuat suasana bangun lagi meski tegang-tegangnya," tuturnya ringan. Ia juga mengungkapkan bahwa dirinya menjagokan tim 3 untuk juara. “Sampai saat ini, saya mendukung tim 3 karena perwakilan kelas dan mainnya juga cukup apik dari awal main udah keliatan bagus sih,” lanjut panitia dokumentasi yang khas dengan kameranya.

    Rupanya acara ini memberi kesan tersendiri bagi Ida Ayu Putu Sundarayami(15). Ia mengaku bahwa acara Gaesma Cup tahun ini cukup membuatnya terhibur. “Ini kesan pertamaku melihat pertandingan bola secara langsung, acara ini seru banget,” ujar siswi yang akrab disapa Dayu Ami.

   Meski sempat ditemani oleh rintikan air hujan, kali ini pertandingan Gaesma berlangsung sesuai yang diharapkan oleh pemain. “Walaupun awan gelap menyelimuti lapangan dan turun sedikit rintikan air dari awan, namun tidak menyurutkan semangat saya untuk melakoni permainan yang baik dan bisa menang,” ujar Gede Manik Kusuma (16), pemain yang tergabung dalam tim 3 ini. (gau/anj)

Pengunjung Lainnya

We have 156 guests and no members online