• This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  • +6285-739880-014
Category: Resensi

Image and video hosting by TinyPic

Judul Film : Despicable Me 3
Rilis           : 12 Juli 2017
Sutradara : Kyle Balda, Pierre Coffin, Eric Guillon
Produser  : Janet Healy, Chris Maeledandri
Skenario  : Ken Daurio, Cinco Paul
Genre       : Animasi, Komedi keluarga
Durasi      : 90 menit
Pemain : Gru dan Dru (Steve Carell), Lucy (Kristen Wiig) Balthazar Bratt (Trey Parker), Margo (Miranda Cosgrove), Minions (Pierre Coffin) ibu Gru/Marlena (Julia Andrews)

 

     Universal Picture kembali hadir menyapa penggemar film animasi. Setelah sebelumnya Janet Healy dan Chris Maeledandri sukses memproduseri Film Despicable Me seri pertama dan kedua, tahun ini seri ketiga telah resmi dirilis pada 12 Juli 2017 di Indonesia. Dengan durasi 90 menit, film ini mampu menyajikan sajian petualangan sepasang saudara kembar Dru dan Gru (Steve Carell) yang menegangkan sekaligus penuh aksi kocak. Skenario buatan Ken Daurio bersama Cinco Paul tampak berhasil mengajak penonton seolah-olah bertamasya bersama keluarga.

    Sementara itu, cerita Despicable Me 3 melanjutkan kisah dari dua film sebelumnya. Film ini menceritakan perjalanan mantan penjahat super, Gru (Steve Carell) dan keluarganya yang berhadapan dengan mantan bintang cilik tahun 1980-an, Balthazar Bratt (Trey Parker). Ditengah pertarungan keduanya, Gru menemukan saudara kembar laki-laki yang telah lama hilang bernama Dru. Dru sendiri merupakan penjahat ceria yang lebih sukses dibandingkan saudaranya. Mereka berdua memiliki tujuan yang sama yakni mencuri sebuah permata terbesar di dunia yang telah dicuri oleh Barthazar Bratt. Namun, di sisi lain Gru dihadapkan pada situasi yang membuatnya dilemma yakni godaan kembali menjadi penjahat.

      Terlepas dari isi film, lagu dan suara minions yang unik menciptakan audiovisualisasi yang membuka jendela imajinasi penonton. Tak hanya itu, penggambaran simple namun penuh warna seakan memanjakan mata penikmatnya. Dari segi artistic, film ini sudah tertata dengan baik seperti peletakkan benda dan cahaya sudah memasuki tema masing-masing.

     Namun selayaknya pepatah, tak ada gading yang tak retak. Film ini sedikit memunculkan adegan kekerasan dan kelalaian yang tidak layak ditonton oleh anak berumur dibawah 7 tahun. Ketika adegan Dru menunjukkan ruang bawah tanah mengenai tempat persenjataan dan mobil superior warisan ayahnya. Ditambah lagi dari kelalaian adegan melarikan diri setelah mencuri lollipop yang menggunakan mobil secara tidak pantas.

    Akan tetapi, secara keseluruhan film ini direkomendasikan untuk ditonton. Ditambah lagi, Minion sebagai ikon serial Despicable Me mampu mengocok perut penonton. Despicable Me 3 bukan sekadar film animasi saja, tetapi mampu menampilkan petualangan menegangkan sekaligus lelucon menggelitik dari Sang Pencuri Mapan, Gru dan Dru. (das)

Pengunjung Lainnya

We have 62 guests and no members online