• This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  • +6285-739880-014
Category: Tajuk

     MEME merupakan ide, perilaku atau gaya yang menyebar dari satu orang ke orang lainnya dalam sebuah budaya. Dalam arti sempitnya, MEME biasa digambarkan berupa foto atau gambar yang berisi tulisan-tulisan lucu, mengkritik atau pun menyindir seseorang. Fenomena MEME kian membanjiri media sosial kala adanya sebuah peristiwa yang tiba-tiba menjadi booming di masyarakat.

    Seperti kasus yang menjadi viral dan topik utama akhir-akhir ini di Indonesia. Kasus korupsi E-KTP yang menjerat nama ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI yaitu Setya Novanto. Ia diduga menjadi rantai utama penggelapan uang yang sangat merugikan negara.

     Menyandang status tersangka, dalam setiap proses penyelidikannya SN dinilai selalu berkelid dengan berbagai alasan. Kabar pertama yang membuat masyarakat menjadi melirik kasus tersebut ketika ia dinyatakan terbaring di rumah sakit lantaran tengah menderita penyakit vertigo. Namun tanggapan masyarakat bermunculan akibat sebuah foto yang terunggah di media sosial menuai kejanggalan. Masyarakat berspekulasi adanya kepalsuan didalamnya. Hal tersebutlah yang membuat banyak oknum menjadikan foto tersebut sebagai sebuah MEME yang menjadi trending di media sosial.

     Melihat semakin maraknya pembuatan dan penyebaran MEME tersebut, kuasa hukum SN bertindak. Ia menuntut orang-orang melakukan pencemaran nama baik atas SN terkait MEME yang dibuatnya di media sosial. Satu orang pun dinyatakan menjadi tersangka. Namun orang tersebut berkata bahwa ia melakukannya karena iseng saja. Kuasa hukum SN berencana gencar memburu pelaku-pelaku MEME yang katanya mencemarkan nama baik itu. Benarkah disebut pencemaran?

    Banyak masyarakat membuat MEME demikian akibat geram dengan prilaku yang SN lakukan. SN diduga selalu mencari alasan untuk menutupi atau menghambat penyelidikan. Masyarakat juga menjadi gerah serta menginginkan kasus tersebut cepat diungkap dan segera diadili. Satire dalam bentuk MEME begitulah yang diungkapkan Damar Juniarto. Satire menurut KBBI adalah gaya bahasa yang dipakai dalam kesusastraan untuk menyatakan sindiran terhadap suatu keadaan atau seseorang.

    Walaupun menuai banyak kritik proses hukum pembuat MEME tersebut terus berjalan. Diharapkan para penegak hukum lebih bisa menangkap penyebaran MEME di media sosial lebih merupakan satire dari pada pencemaran. Hal tersebut dilakukan masyarakat sebagai bentuk hukum sosial terhadap para pejabat yang terjerat kasus korupsi di Indonesia. Tidak hanya hukum tertulis, dengan adanya respons dari masyarakat diharapkan menumbuhkan rasa jera dan “malu” untuk para koruptor menampakkan wajahnya di depan kamera bahkan tersenyum lebar tanpa rasa berdosa yang biasa mereka lakukan. (red)

Pengunjung Lainnya

We have 99 guests and no members online