• This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  • +6285-739880-014
Category: Resensi

Image and video hosting by TinyPic

Judul film    : Bangkit
Jenis film     : laga, drama, disaster
Sutradara    : Rako Prijanto
Produser      : Reza Hidayat
Penulis         : Anggoro Saronto
Pemeran      : Vino Bastian, Acha Septriasa, Deva Mahenra, Putri Ayudya, Yasamin Jasem, Adriyan Bima
Produksi       : Suryanation, Oreima Films, Kaninga Pictures
Tanggal rilis : 28 Juli 2016
Durasi           : 122 menit

   Jika ditelusuri, bagi warga Jakarta mestinya tak asing lagi dengan peristiwa banjir yang kerap menggenangi wilayah ibukota itu. Akan tetapi, bagaimana jika peristiwa itu bukan banjir, melainkan badai yang akan menenggelamkan Jakarta? Tentu akan menjadi perkara serius. Perkara ini menjadi alur dari film yang disutradara Rako Prijanto ini. 'Bangkit' menceritakan bagaimana situasi Jakarta yang porak poranda akibat badai musim dingin di Asia dan badai musim panas dari Benua Australia. Bencana ini berawal dari banjirnya basement di sebuah gedung. Peristiwa itu hampir merenggut nyawa Arifin (Deva Mahenra) yang merupakan seorang petugas BMKG. Syukurnya ia sempat diselamatkan oleh seorang anggota Badan SAR Nasional (BASARNAS), Addri (Vino Bastian). Akibat peristiwa itu, Arifin gagal mangadakan prosesi pemberkatan dengan calon istrinya, Denanda (Acha Septriasa).

     Disisi lain, intensitas hujan semakin parah. Sehingga sebagian besar wilayah Jakarta sudah mulai terendam banjir. Bahkan hingga sempat menewaskan putri Addri, Eka (Yasamin Jasem). Disaat keadaan mulai darurat, akhirnya Addri dan Arifin mulai melakukan aksi-aksi heroiknya demi menyelamatkan Jakarta. Namun, hampir tak ada jalan keluar untuk menyelamatkan Jakarta. Hingga akhirnya mereka menemukan Prof. Dr. Irwan Pongky yang mengetahui terowongan bawah tanah buatan Belanda. Terowongan itulah satu-satunya jalan keluar dari semua masalah ini. Setelah melalui pertumpahan air mata dan keringat, akhirnya luapan air tersebut berhasil dialihkan ke dalam terowongan bawah tanah Belanda. Dan akhirnya, keluarga Addri dan Indri (Putri Ayudya) dapat kembali bersama meskipun hanya tersisa putranya saja, Dwi (Adriyan Bima) serta Arifin dan Denanda yang dapat menjalin kisah asmaranya kembali.

    Bangkit nampak cocok untuk dinikmati semua kalangan karena tidak mengandung unsur-unsur pornografi maupun kekerasan sehingga aman ditonton oleh anak-anak. Selain itu kisah Addri dan keluarganya menampilkan bagaimana pentingnya peran keluarga dalam kehidupan. Beberapa potongan adegan pun terasa menyentuh hingga membuat penonton menitikkan air mata ketika menyaksikan perjuangan para tokoh 'Bangkit' menyelamatkan Jakarta. 

    Terlepas dari isi film berjudul Bangkit ini, jika dilihat dari segi visual effect , nampaknya industri perfilman Indonesia sudah mulai meningkat. Hanya saja adegan diluar logika tak pernah lepas dari genggaman industri perfilman Indonesia layaknya film ini. Apalagi dalam film 'bangkit' penonton langsung disambut oleh adegan menegangkan di detik-detik pertama sehingga pengenalan tokoh masih kurang jelas. Namun, secara keseluruhan film ini direkomendasikan untuk ditonton bersama keluarga dan orang-orang tercinta. Ditambah kisah perjuangan keluarga di tengah aksi heroik Addri dkk untuk menyelamatkan Jakarta menjadi racikan komplit film ini dalam upaya misi penyelamatan Jakarta. (gau)

Pengunjung Lainnya

We have 192 guests and no members online