• This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  • +6285-739880-014
Category: Laporan Utama

Image and video hosting by TinyPic

“Pemakaian obat tradisional dengan obat konvensional seharusnya diseimbangkan”, ujar Made Ary Sasmita selaku staf bidang publikasi farmasi FMIPA Kampus Bukit Jimbaran, ketika diwawancarai mengenai keadaan obat tradisional di masyarakat, Minggu (10/9) di Gedung Agrokompleks Universitas Udayana.

Bagaimana keadaan obat tradisional saat ini ?

Obat herbal sekarang ini semakin banyak dimanfaatkan oleh masyarakat disamping menggunakan obat kovensional. Kenapa, karena masyarakat tetap menjaga apa yang diciptakan nenek moyang dulu. Sejak dulu, obat tradisional terpercaya untuk menyembuhkan penyakit. Disamping itu, factor biaya yang menjadi pendorong semakin maraknya pemakaian obat trasidional, yakni karena harganya yang lebih murah. Selain itu, karena seperti kita ketahui obat tradisional dikatakan aman dan bermanfaat setelah mengalami tiga generasi dan terbukti secara empiris atau menurut pengalaman – pengalaman orang. Dan juga Indonesia merupakan negara yang toleran terhadap obat tradisional, maka dari itu banyak masyarakat yang memakai obat herbal.

Indonesia disebut negara toleran dalam artian bagaimana ?

Toleran karena pemerintah memperbolehkan pemakaian obat tradisional tetapi tidak dianjurkan. Artinya masyarakat boleh saja menggunakan obat tradisional karena penggunaannya merupakan bagian dari budaya bangsa dan banyak dimanfaatkan sejak berabad – abad yang lalu. Namun demikian, pada umumnya efektivitas dan keamanannya belum sepenuhnya dibuktikan dengan pengujian, obat aman jika telah melalui dua pengujian. Selain itu, karena Indonesia dinilai sebagai penyedia bahan baku herbal terbesar di dunia setelah Brazil, maka dari itu perlu pemanfaatan dengan baik. Sehingga pemerintah membolehkan pemakaian obat tradisional. Disamping itu, masyarakat juga tetap menggunakan obat konvensional karena obat tersebut telah teruji secara ilmiah. Jadi intinya pemakaian obat seharusnya diseimbangkan baik obat tradisional dengan obat konvensional.

Bagaimana cara menyeimbangkan obat tradisional dengan obat konvensional ?

Caranya dengan mengadakan pengembangan dan peningkatan obat tradisional agar diperoleh obat tradisional yang bermutu tinggi, aman, dan berkhasiat nyata yang teruji secara ilmiah. Pengembangan dalam artian mengekspolarasi kekayaan alam yang ada karena terdapat kandungan yang bermanfaat di dalamnya. Seperti diketahui, hanya belasan tanaman yang dapat dijadikan obat tradisional jenis fitomarka di tengah banyaknya kekayaan alam Indonesia. Artinya, diperlukan dana pengembangan dan pelestarian untuk menyeimbangkan pemakaian obat tradisional dengan obat konvensional. (ver)

Pengunjung Lainnya

We have 89 guests and no members online