• This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  • +6285-739880-014
Category: Resensi

Image and video hosting by TinyPic

Jenis Film    : Drama, Romance
Produser      : Sukhdev Sing,Wicky V. Olindo
Sutradara    : Asep Kusnidar
Penulis         : Sukhdev Sing,Tis Ts
Produksi      : Screenplay Films,Legacy Pictures
Pemain         : Dimas Anggara, Amanda Rawles, Boy William, Mikha Tambayong
Rilis              : 5 Januari 2017
Durasi          : 90 menit

     Bagi pecinta perfilman Indonesia siapa yang tidak mengenal sosok Dimas Anggara? Setelah membintangi film Magic Hour, ia kini membintangi film Promise yang mengikisahkan percintaan seorang pria asal Yogyakarta yang mempunyai paras tampan, Rahman (Dimas Anggara). Meski demikian, ia adalah sosok pria sederhana, lugu dan masih awam dalam urusan cinta. Berbeda dengan sahabat karibnya, Aji. Aji adalah seorang lelaki playboy yang doyan gonta-ganti pasangan. Disisi lain, Aji selalu menginginkan Rahman untuk menjadi seperti dirinya saat ini. Aji ingin agar sahabatnya juga dapat merasakan cinta seperti dirinya. Namun, cara Aji merubah Rahman justru menjadi tonggak awal perubahan hidup Rahman secara drastis.
   Suatu malam, sebuah kejadian membuat Ayah Rahman yang notabene keluarga kiyai, marah besar kepada Rahman, dikarenakan sebuah CD dewasa yang diberikan Aji. Semenjak kejadian itu Rahman tidak pernah lagi bertemu dengan Aji. Bahkan masalah ini pun, berdampak pula pada kehidupan pribadi Rahman. Rahman harus rela menikah dengan Kanya (Amanda Rawles) putri tunggal sahabat ayahnya, ketika duduk dibangku SMA. Demi memenuhi perintah yang diberikan Ayahnya. Namun, tak disangka pernikahan dini malah membuat pria lugu ini mulai meraskaan getaran cinta dengan gadis jawa blasteran asal Eropa ini.
     Kebahagiaan Rahman dan Kanya hanya berlangsung sekejap, semua sirnah ketika Kanya memutuskan kembali ke Milan karena suatu alasan. Singkat cerita, waktu telah berlalu 18 bulan kemudian. Rasa cinta Rahman terhadap Kanya masih tersisa. Ia pun memutuskan mencari Kanya, sekaligus melanjutkan kuliah sambil bekerja paruh waktu di sebuah toko.
    Moza (Mikha Tambayong) teman kuliah Rahman, ternyata memiliki perasaan khusus kepada Rahman. Namun Moza lebih memilih untuk memendamnya, menjadi sahabat Rahman. Suatu ketika, Rahman kembali dipertemukan dengan sahabat karibnya Aji. Rasa kecewa menghampiri Rahman, ketika ia tahu Aji menyukai gadis yang dicintainya. Sungguh terpukul. Disini persahabatan dan cinta mereka diuji antara Rahman, Aji, Kanya dan Moza. Sungguh naas, kisah cinta mereka tergilas. Ketika Aji harus merelakan Kanya dengan Rahman, begitu pula Moza yang melepas Rahman demi Kanya. Namun, titik terang mulai menghampiri mereka. Keputusan berat yang dipilih, menjadi cobaan tersendiri bagi mereka. Kendati demikian, kenyakinan mengenai cinta dan persahabatan mengantarkan mereka menuju happy ending. Diakhir Rahman kembali bersama Kanya wanita tercintanya dan berjanji saling menjaga sampai maut memisahkan.
    Film berdurasi 90 menit dengan latar Kota Milan ini, berhasil membuat penonton "Baper". Film yang disutradarai oleh Asep Kusnidar ini, syarat akan makna manakala rasa cinta dan persahabatan diuji. Namun, terdapat banyak adegan mesra sehingga film ini kurang cocok ditonton oleh anak dibawah 13 tahun. Selain itu, alur cerita yang loncat-loncat terkadang membuat penonton bingung untuk mengikuti alur cerita. Namun jangan khawatir, secara teknis film Promise ini sudah bisa dikatakan hampir tidak memiliki kekurangan dan musik latar yang digunakan juga enak didengar seakan pas untuk menggambarkan suasana yang ditampilkan.(gia)

Pengunjung Lainnya

We have 112 guests and no members online