Home Artikel Resolusi Anti Gagal

Oleh: Chania

Nama Januari diambil dari nama Dewa Janus, yang merupakan Dewa dengan dua mata. Mata pertama menghadap ke depan, sementara mata kedua menghadap kebelakang. Jadi, filosofi di bulan yang menjadi awal tahun ini adalah saat untuk merefleksikan kembali hidup kita. Caranya, dengan menilai sebeberapa ‘oke’ diri kita di tahun kemarin dan hal-hal hebat apa yang ingin kita lakukan di tahun yang baru. Nah, dari hasil refleksi itulah orang-orang membuat semacam janji, yang sering disebut “New Year’s Resolution”.

Resolusi = Re + Solusi. Ditilit dari katanya, resolusi bisa berarti solusi baru. Jadi, terjemahan bebasnya nih, resolusi bisa berarti sebuah usaha untuk melakukan sesuatu yang berbeda dari sebelumnya, dengan tujuan untuk menghasilkan sebuah solusi atau penyelesaian masalah. Nah, kata resolusi ini berkaitan erat dengan yang namanya target perilaku. Maksudnya begini, misalkan resolusi tahun baru kiita adalah ngurusin badan, maka target perilaku kita adalah kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan resolusi tersebut, msalnya diet, berolah raga, atau mekan buah-buahan berserat.

Banyak orang yang gagal memenuhi resolusinya karena tidak menyusun target perilaku yang ingin dicapai. Kenapa begitu? Karena tanpa target perilaku, tujuan kita jadi nggak terarah. Dan bisa bikin kita putus asa! Selain itu, resolusi juga berarti komitmen alias mengikatkan diri. Kalau kita nggak bisa berkomitmen sama resolusi kita sendiri, mending nggak usah beresolusi saja dari awal.

Kita juga sebaiknya mengenal dulu ‘sifat dasar’ dari resolusi kita. Apakah itu bersifat meningkatkan perilaku yang usdah ada, menurunkan perilaku, atau justru membentuk perilaku baru.dengan mengetahui seifat dasar dari resolusi kita ini, akan membantu kita alam menyusun target perilaku yang jadi sasaran.

Para penganut faham optimism punya pepatah bagus, “Failure is not an option”. Yap, kita juga bisa berpikiran begiitu, gagal bukanlah pilihan. Kalau kita sudah berkomitmen, otomatis kita memang akan berusaha agar resolusi nya terwujud, kan? tapi, ada kalanya memnag resolusi yang sudah kita buat itu nggak mencapai target. Kalau sudah begini, jangan kecewa dulu. Mungkin yang kita lihat adalah seberaoa besar ketinggalan kita, bukannya seberapa besar hasil yang diraih.

Misalnya begini, dari 12 bulan, kita hanya berhasil menabung selama 5 bulan. Kalau begitu, bukan berarti kita gagal menabung,kan ? kita hanya nggak berhasil menabung selama 12 bulan penuh. Justru kenyataan bahwa kita berhasil menabung selama 5 bulan itu bisa dijadikan semangat untuk terus berusaha menabung di tahun berikutnya. Iya nggak?

Karena sesungguhnya resolusi tidak akan tewujud tanpa niat dan tekad yang bulat. Resolusi nggak berhenti ketika bulan Desember berakhir. Pada akhirnya, kita akan menyadari kalau hidup itu oenuh dengan resolusi-resolusi yang hendak kita wujudkan! Jangan lupa, hal ynag paling penting untuk menjalankan resolusi kita, yaitu, Niat dan Tekad yang bulat.

 

 

Add comment


Security code
Refresh

Jam