• This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  • +6285-739880-014
Category: Sastra

Apa yang salah?
Melupakan apa yang harusnya dipertahankan
Membuang semua asa.

 

Sebuah kalimat mengubah segala rencana
Semua yang dikejar,
Dan segala impian lainnya.

Kenangan kurang lebih 5 Purnama lalu,
Suka duka, dan cerita yang melengkapi hari
Di bawah terik sang mentari
Kita dan para figuran itu mengejar tujuan yang sama
"Keberhasilan" yang ditunggu.

Tetes demi tetes peluh terbayarkan
Meraih bintang harapan
Kukira hanya sebagai awal.

Tetapi akhirnya, semua terlihat jelas
"Pelangi" itu justru ada di belakang!
Yang dinanti justru jadi akhir penyesalan.

Di tengah keheningan, daku hanya mampu terdiam
Sepatah kata pun tak dapat terlontar
Meski hati ingin ungkapkan semua
Sayang, bibirku beku.

Kini, di tengah ruangan
Bahkan tak mampu memandang wajahmu
Meski lilin itu mampu menerangi,
Atau kunang-kunang dan cahaya fananya yang menerangi
Kau tahu, mata ini kaku.

Sejak hari itu,
Dimana segala kenyataan terungkap
Tak ada lagi kuasa 'tuk bersamamu
Canggung, bisu, hampa.
Selamat tinggal, segala kenangan manisku.

Cipt: Eka Widnyaningdyas

Pengunjung Lainnya

We have 95 guests and no members online