• This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  • +6285-739880-014
Category: Artikel

Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) adalah hari perayaan untuk mendorong dan mengedukasi masyarakat mengenai kemudahan berbelanja online (daring).

 

       Harbolnas jatuh pada tanggal 12 Desember, kemarin. Hal ini tentunya menjadi daya tarik bagi konsumen. Pasalnya saat Harbolnas, para online store akan memberikan potongan harga untuk setiap produknya yang tentunya akan menarik minat konsumen untuk berbelanja. Namun Gelaran Hari Belanja Nasional (Harbolnas) 2016 masih menyisakan masalah yang belum dapat diatasi, yakni kasus potongan harga gila-gilaan oleh sejumlah penjual. Potongan harga tersebut bermasalah karena sejumlah penjual menaikkan harga secara tak wajar lalu memberikan potongan harga besar-besaran, sehingga memberi kesan diskon yang diberikan sangat besar.

       Menyikapi hal tersebut sejumlah pihak berwenang menyampaikan imbauan kepada para penjual agar tak menawarkan diskon secara tak wajar serta melayani konsumen dengan baik. Namun tetap saja ada para penjual nakal yang tak mengindahkan himbauan tersebut. Panitia pun tak bisa memberikan sanksi atau hukuman bagi para penjual nakal tersebut dikarenakan tak memiliki wewenang (Miranda Suwanto, 2016). Tak hanya masalah diskon, perayaan Harbolnas ini juga harus tercoreng dikarenakan barang yang ukuran, warna , hingga bentuk yang tak sesuai dengan “gambarnya”. Alhasil banyak konsumen yang merasa dirugikan. Untuk itu di era serba online ini para konsumen hendaknya lebih berhati-hati dalam berbelanja, tidak mudah tergoda dengan diskon yang ditawarkan.

     Hendaknya masyarakat lebih teliti dalam memilah informasi mengenai “online store” tersebut sebelum memutuskan untuk membeli. Pemerintah juga hendaknya segera bertindak guna menyikapi tindakan curang yang dilaksanakan oleh penjual-penjual nakal tersebut. Agar tak semakin banyak konsumen yang merasa dirugikan. Jangan coreng pelaksanaan hari belanja online nasional dengan sensasi aksi oknum-oknum tersebut. Berbelanja aman, berbelanja dengan cerdas. (prh)

Pengunjung Lainnya

We have 76 guests and no members online