• This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  • +6285-739880-014
Category: Profil

Image and video hosting by TinyPic

Sosok ayu yang sederhana, bukannya tanpa nilai lebih. Kisahnya justru sangat bermakna di mata para pengagumnya.

      Namanya itu Baiq Nurul Aini. Putri dari Lalu Mashur dan Baiq Nurminah ini telah berhasil bersama timnya memboyong Juara 1 pada tingkat Kota dan Provinsi pada Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI 2016 kemarin. Tak berhenti sampai di sana, penggemar Band Big Bang ini telah mengharumkan nama Trisma sebagai perwakilan Provinsi Bali ke tingkat Nasional di Jakarta. “Seneng sih, soalnya ini pertama kalinya aku naik pesawat, pertama kalinya ke Jakarta dan merasa bangga juga bisa ngeliat Bapak Jusuf Kala,” celetuk gadis yang lahir 17 tahun silam itu, ketika diwawancarai di ruang kelas XI MIPA 2, Selasa (25/10).

       Mulanya, Aini, begitu ia kerap disapa ini merasa sempat bingung cara membagi waktu. Satu sisi ia harus berlatih untuk persiapan lomba, tetapi di sisi lain ia akan tertinggal pelajaran di kelas selama masa karantina yang memakan waktu tak sedikit. “Mau gak mau, terpaksa harus milih salah satu biar bisa lebih fokus.”

      “Ya, tiap hari mulai karantina dari jam 7 pagi sampai jam 5 sore. Terus gitu selama satu bulan,” aku Aini. Lelah dan kantuk sudah jadi makanan sehari-hari. Bukan lagi, hanya bersenang-senang layaknya teman-teman sebayanya.

       Kendati demikian, ilmu yang didapat bukan hanya sebagai pencapaian belaka. Aini adalah sosok penyayang. Atas segala keinginannya, dirinya menuntut agar selalu dapat membantu orang tuanya. Bagaimana pun pula, orang tua tetap yang utama. “Ya, aku harus bantu Umi jaga warung. Jual sembako, untuk penghasilan orang tua.”

       Tak hanya itu, sejak kelas X, dirinya sudah membantu Uminya berjualan jajanan ringan di kelas. “Awalnya sih cuma bawa jajan untuk dimakan sendiri, terus temen-temen ada yang minta dan mereka bilang rasanya enak,” aku Aini sembari tertawa kecil. Semenjak itu, teman-teman kelasnya banyak yang mulai memesan jajan ke Aini. Hal tersebut justru membuat keseharian Aini lebih bermakna, mengukir prestasi sembari terus berbakti terhadap orang tua.

      Aini bukan sosok yang biasa, berjalan melangkah beriringan bersama para ‘lakon’ di ‘balik layar’, tetapi jua terbang meraih puncaknya sendiri. “Karena Tuhan pasti punya rencana indah untuk kita,” asa Aini di akhir wawancara. (saq/wys)

Pengunjung Lainnya

We have 72 guests and no members online