• This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  • +6285-739880-014
Category: Profil

Image and video hosting by TinyPic

Kurus, bukan tak berdaya. Goresannya mahal. Tapi ia selalu berjuang, demi uang.

      Mungkin terdengar miris. Namun tak serendah itu. “Jadikan apa yang kamu suka untuk mendapatkan uang.” Begitulah setidaknya prinsip yang dimiliki oleh pria bertubuh jangkung ini. Ia adalah I Gusti Putu Adhitya Gunawan. Masa kecil remaja tampan dua bersaudara ini, dipenuhi dengan corat coret gambar kartun Naruto di tembok kamarnya. Kebiasaan mencoretnya mulai berpindah ke atas kertas gambar saat duduk di bangku sekolah dasar. Bahkan, menghasilkan prestasi.

     "Aku seneng ikut lomba karena dapet uang, seneng bisa jalan-jalan ke luar Bali gratis dengan apa yang aku senangi," ungkap Adhit, sapaan akrabnya, ketika diwawancarain via line, Senin, (10/10). Bukannya sangat tak berkecukupan, tapi uang, bagi remaja kelahiran 17 tahun yang lalu ini, sangat berharga. Bukan masalahbaginya bersekolah di SMA gratis, SMAN Bali Mandara, nun jauh di den bukit sana."Kalau sekolah di tempat lain, nanti susah masalah biayanya. Jauh nggak masalah bagiku. Asalkan orang tua nggak keberatan. Hanya dengan jalan ini aku bisa membahagiakan orang tuaku."Terutama untuk seseorang yang ia hormati melebihi siapapun di dunia ini. "My beloved mother,"sambungnya.

      Berpegang teguh dengan prinsipnya, peraih peringkat 6 dalam kerjuaran melukis peta tingkat internasional ini mulai berbisnis. Media lukisnya kini bukan lagi kertas. "Baru mulai, bisnis baju lukis."Berlembar sket sudah mulai ia kerjakan di sela-sela jadwal sekolahnya yang padat."Nggak perlu bekel sih disini. Makan juga udah dapet. Ini untuk siap-siap demi masa depan,"tuturnya.

     Impiannya sederhana. "Pengen jadi orang kaya." Segala daya ia kerahkan untuk mencapai cita-citanya itu. "Pengenkuliah di jurusan arsitektur, ITB."Ya, sangat sinkron dengan hobi, dan bakatnya. Disamping itu, memang itulah prinsipnya. "Ngambar itu bagaikan kesuksesan kecil. Kesuksesan berasnya, jadi orang kaya." (nan)

Pengunjung Lainnya

We have 71 guests and no members online