• This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  • +6285-739880-014
Category: Profil

Image and video hosting by TinyPic

Dua butir bija menempel lekat di dahinya. Terlihat, ia sosok yang religius.Memang, mahasiswa semester 3 Fakultas Ekonomi dan Budaya Universitas Udayana ini, cita-citanya jadi guru Agama.

       Dulu, I Made Dwi Wiratama, memang menginginkan profesi itu sejak belia. Ketika ditanyai mengenai cita-cita, selalu kukuh dijawabnya, pengen jadi guru Agama.“Saat ini banyak orang yang mengesampingkan agama. Padahal agama itu dasar buat semua orang,” tuturnya dengan mata memandang ke bawah, sedih.

      Keinginan untuk mendalami profesi mulia itu tekun ia kejar sejak kecil. Pria asal Payangan Gianyar ini juaranya menyurat lontar dan menulis sastra Bahasa Bali ketika SD dan SMP. “Sampai sekarang, aku masih seneng ikut tirta yatra atau kegiatan agama lain,” akunya ketika diwawancarai Sabtu, (15/10) di halaman Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Udayana Sudirman.

      Kekukuhannya itu bertahan sampai SMA. Lalu, semuanya berbalik 180 derajat. “Pas SMA, saya baru sadar akan peluang kerja yang ada di lapangan. Saya pengen bukan jadi pekerja, tapi punya lapangan pekerjaan,” jelas pria kelahiran Denpasar, 11 Mei 1997 ini. Sempat galau memang, karena harus lepas dari benang yang selama ini dititinya. Tapi itulah hidup baginya. “Kalau kita sudah yakin di satu titik harus pindah haluan, ya pindah saja. Nasib orang nggak ada yang tau. Ikuti aja seperti air mengalir.”

       Dwi, panggilan akrabnya, kini sudah mulai move on dari cita-cita lamanya. Bisnis kecil-kecilan ia lakukan, di sela-sela jadwal kuliahnya yang padat. “Di rumah jual buket bunga, karena itu banyak yang nyari. Coba deh kamu liat setiap hari pasti ada aja yang bawa bunga di kampus-kampus. Untuk acara wisuda biasanya,” terangnya. Bergelut di dunia bisnis, wakil ketua dalam kegiatan Lomba Kording Economic Journalistic Competition ini, tetap berjalan sesuai dengan prinsip Agama Hindu. “Satyam Evam Jayate. Jangan pernah berbuat jahat, dalam keadaan terdesak sekalipun.” (nan) 

Pengunjung Lainnya

We have 68 guests and no members online