• This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  • +6285-739880-014
Category: Resensi

Image and video hosting by TinyPic

Judul Film   : Cloud Atlas
Sutradara    : Lana Wachoski, Tom Tykwer, Andy Wachowski
Durasi         : 171 menit
Negara        : Jerman
Bahasa        : Inggris
Rilis             : 2012
Pemeran      : Tom Hanks, Jim Sturgess,Halle Berry, dll.

Sebenarnya apakah reinkarnasi dari jiwa itu ada? Bahwa kelahiran dan kematian hanyalah pergantian sebelum jiwa yang abadi?

      Cloud Atlas adalah sebuah film drama dan fiksi ilmiahJermantahun 2012 yang ditulis, diproduseri, sekaligus disutradarai oleh Lana Wachoski, Andy Wachoski dan Tom Tykwer. Menga-daptasi novel tahun 2004 karya David Mitchell, film ini mengisahkan sebuah petualangan 2 jiwa yang berreinkarnasi melintasi berbagai zaman. Film ini menunjukkan bagaimana kehidupan seseo-rang memengaruhi kehidupan satu sama lain pada masa lalu, masa kini, dan masa yang akan datang. Meskipun sudah lama dirilis namun film ini akan selalu meninggalkan kesan bagi penggemarnya hingga kini.

      Dikisahkan ketika satu jiwa bereinkarnasimelintasi zaman, dari pembunuh akhirnya menjadi seorang pahlawan, demi menciptakan suatu perubahan. Film yang berdurasi 171 menit ini memiliki enam cerita dari enam zaman berbeda. Sepintas seperti kesatuan terpisah, namun satu kisah dengan kisah lain menjelaskan sebab akibat masing-masing pelaku pada zamannya. Aktor seperti Tom Hanks, Jim Sturgess, dan aktris Halle Berry berperan sebagai roh yang sama, tapi bereinkarnasi menjadi orang yang berbeda suku dan gender, dijaman yang berbeda dengan kisah masing-masing yang unik.Cloud Atlas adalah dongeng megah mengenai pembelajaran dari kehidupan sebelumnya.

      Sayangnya cara bertutur film ini melompat suatu ke masa lain adegan demi adegan membuat penonton harus punya daya ingat yang kuat. Selain alur melompat-lompat,karakter yang ikut berperan juga terlalu banyak. Sehingga setelah menonton kurang lebih selama tiga jam,kita akan tersesat dalam masa lulu,masa kini,dan masa depan. Karena itu, sungguh disayangkan film ini diperkiraan mengalami kerugian sebesar $160 juta atau sekitar Rp1,5 triliun.

       Namun demikian, Cloud Atlas dapat meraih kesuksesan di Asia, karena banyak mengambil lokasi syuting di benua tersebut.Tidak dipungkiri film yang ber-genre drama ini memiliki has ter-sendiri,yaitu dengan adanya dukungan back sound yang membuat para penonton benar-benar masuk kedalam film ini. Juga tampilan gambarnya yang sangat nyata,sehingga kita merasa ada pada saat kejadian tersebut terjadi.Film ini cocok untuk ditonton dari segala kalangan,karena film Cloud Atlas ini memiliki makna yang sangat mendalami adanya hukum sebab-akibat atau karma. 

       Untuk para peminat meditasi dan hal-hal spiritual, inilah petualangan jiwa yang menakjubkan! Tunggu apa lagi? Selamat berpetualang! (sbd/nan)

Pengunjung Lainnya

We have 144 guests and no members online