• This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  • +6285-739880-014
Category: Laporan Khusus

Image and video hosting by TinyPic

Nusantara terdiri dari beribu pulau, berbagai etnis dengan kebudayaannya. Sudah sepatutnya kita mengenal mereka 1 per 1, seperti yang dilakukan oleh para Penengah ini.

       Madyapadma - SMAN 3 Denpasar selalu menjadi objek kunjungan edukasi, baik dalam maupun luar Bali. Hari ini (9/08) Trisma menyambut baik kunjungan dari Kalimantan Tengah. Tepatnya, program pertukaran pelajar Siswa Mengenal Nusantara yang disponsori oleh BUMN. Sekitar 23 orang yang berasal dari SMA, SMK dan 2 orang dari SLB se-Kalimantan Tengah beserta pendamping dari BUMN datang untuk mengenal Trisma lebih dekat.

    Setelah turun dari 2 minibus, rombongan langsung disambut di Ruang Pertemuan Atas. Video tari Trismayan dan berbagai kegiatan tahunan di Trisma diputarkan, menambah ketertarikan siswa - siswi beserta pendamping. "Saya sangat tersanjung sekolah ini dikunjungi oleh calon - calon penerus bangsa," kata Drs. Ketut Suyastra selaku Kepala Sekolah SMAN 3 Denpasar. Beliau juga memperkenalkan kondisi lingkungan Trisma dari tahun 1977 hingga sekarang. Dikutip dari pesan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah yang dibacakan oleh Yono Widoyo, pendamping dari BUMN, "tujuan program ini adalah untuk berkenalan dengan teman - teman baru dari seluruh nusantara dan saling bercerita hal yang bisa kita terapkan langsung di Kalimantan Tengah nanti."

    Setelah itu, rombongan turun dan diajak berkeliling sekolah Trisma. Yang menarik, mereka bukan hanya didampingi oleh guru dan staff, melainkan juga dengan siswa Trisma sendiri. Adalah Cok Laksmi Pradna Paramita & Ni Putu Intan Apsari, peraih emas dalam lomba LKIR LIPI ke-47 2015 yang menjadi bagian dari pendamping rombongan siswa pilihan Kalimantan Tengah. "Excited untuk berkenalan dengan teman - teman baru, apalagi mereka sudah berprestasi di sekolah mereka," ungkap siswi yang akrab disapa Cok Laksmi ini.

    "Luar biasa, bagaimana sekolah bisa menerapkan pendidikan karakter yang kuat dan menjaga hubungan baik komunikasi dengan orangtua," tanggap Siti Farida Oktaria sebagai salah satu guru teladan terpilih Kalimantan Tengah ketika ditanya pendapatnya mengenai Trisma. "Kami memang memilih SMA terbaik, yang bisa dicontoh seusai perjalanan ini," tambahnya dengan senyum merekah.

    Bukan hanya apresiasi dari guru, pujian juga datang dari siswa yang mengikuti program ini, Muhammad Abiyyu Zakly. Cowok berkacamata ini mengungkapkan banyaknya pengalaman serta hal baru yang bisa dia share saat pulang ke Kalimantan Tengah nanti. "Orang - orangnya ramah banget, objek wisatanya juga banyak." Sambil tersenyum bangga ia berkata, "saat berangkat aku masih jadi Orang Kalimantan Tengah, pulang dari sini aku jadi Orang Nusantara!"(ima)

 

 

 

Pengunjung Lainnya

We have 123 guests and no members online