• This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  • +6285-739880-014
Category: Laporan Khusus

Image and video hosting by TinyPic

Jam telah menanti hari. Malam juga digantikan oleh pagi. Kini, Jumat (17/6) menjadi ujung tombak perjuangan mekera. Di mana, masa depan bertumpu dan diperjuangkan, hari ini.

       Madyapadma - Tes Jalur Prestasi dalam rangka Penerimaan Peserta Didik Baru SMAN 3 Denpasar (Trisma) telah dilalui oleh Regina Pritia (15) dan Tiara Dewi (14). Sembari menunggu jemputan, mereka berbincang bersama di depan Lab Fisika Trisma. Regina, gadis tinggi berambut kurus itu tes mengenai materi fotografi. Sementara Tiara, rekan satu sekolah di SMPN 3 Denpasar, tes mengenai materi Juara Umum.

      “Tadi itu, disuruh hunting foto tentang PPDB dan Human Interest”, jawab Regina. Tegang dan deg-degan, dua kata yang menggambarkan kondisi hatinya kala baru masuk ke areal sekolah untuk memulai tes. “Waktu tema human interest, saya foto orang pelukan disini”, sahutnya lugu.

        Beda lagi dengan Tiara. Kala dihadapi soal - soal bidang Fisika, raut mukanya berubah lesu. “Huh, susah banget Fisikanya! Uh Fisika memang mantep!” geramnya. Umpamanya, jika ada bendera putih, mungkin dia sangat ingin mengibarkan itu di depan para pengawas.

     Tes Jalur Prestasi di SMAN 3 Denpasar, melibatkan kurang lebih 149 peserta yang terbagi atas 18 kelompok bidang. Tes dimulai pukul 08.00 WITA dan berakhir sesuai kecepatan peserta tes. Rombongan yang melaksanakan tes Jurnalistik di Lab Fisika, terlihat lebih lama daripada yang lain. Mereka adalah empat sekawan dari SMPN 3 Denpasar, Sherly (15), Mang Tri (15), Mita (15), dan Gung Is (15). Sherly dengan tes penyiar radionya. “Saya pesimis untuk lolos karena memang saingan pada bagus semua”, ungkap Sherly. Mang Tri dengan tes karikaturnya. “Saya buat karikatur tentang SMA 3 yang lagi menanam padi, supaya melambangkan kesederhanaan”. Sedangkan Mita dan Gung Is dengan tes pengeditan filmnya. “Disuruhnya ngedit film tentang perjalanan siswa Trisma yang Go-International”, papar Mita.

      Ya, semua peserta memang mengadu kemampuan yang berbeda. Namun, ada satu rasa yang sama: deg-degan. Di tengah suasana liburan, mereka berjuang merebut sekolah impian. Tetapi semuanya belum berakhir. Masih ada 'deg-degan' selanjutnya. Menanti siapa yang lebih beruntung. Tanggal 24 Bulan Juni Tahun 2016. (smy)

Pengunjung Lainnya

We have 94 guests and no members online