• This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  • +6285-739880-014
Category: Laporan Khusus

Image and video hosting by TinyPic

Seragam putih abu tak menyurutkan semangat kumpulan anak muda ini untuk membuat sebuah gebrakan. Dengan tekad yang kuat, mereka berniat menampung segala aspirasi teman-teman sebayanya. Apa yang mereka lakukan?

      Lomba Kording (Koran Dinding) tingkat SMA se-Bali merupakan gebrakan baru pada penyelenggaraan PRESSLIST 7 (Apresiasi Sineas dan Jurnalis) tahun ini. Mengusung tema “Anak Muda di Era MEA: Jadi Trendsetter Bukan Follower!”, Madyapadma Journalistic Park mengadakan lomba Kording tingkat SMA se-Bali, yang rangkaiannya bermuara pada puncak penyenggaraan Presslist 7 tanggal 22-23 April 2016.

     Ditemui di ruang penelitian Prajna Paramita SMAN 3 Denpasar pada Kamis (17/3), Ni Putu Intan Apsari (16) selaku Steering Committee lomba Kording SMA se-Bali mengaku pelaksanaan lomba ini dilatarbelakangi oleh keinginan untuk menampung aspirasi anak muda khususnya dari kalangan SMA untuk ikut berpartisipasi dan menuangkan idenya dalam bentuk kording dalam rangka Presslist 7. “Jadi lomba Kording tingkat SMA kali ini pertama kalinya di Presslist sejak angkatan 32 Trisma (2009)”, ceritanya sembari sedikit menyeringai. Intan melanjutkan, bahwa lomba Kording tingkat SMA se-Bali itu masih minim, “Jadi dari Madyapadma juga ingin mengajak kalangan SMA lain untuk ikut lomba kording kami”, aku Intan.

     Putu Ayu Devi Yanti (16), Steering Committee Bidang Sekretariatan, mengaku bahwa penyelenggaraan Presslist 7 kali ini, pihak panitia tak hanya ingin memotivasi siswa SMP, tetapi juga siswa sebaya SMA, dan kalangan Mahasiswa. “Kan di SMA-SMA itu udah banyak ekstra jurnal, jadi kita pengen mewadahi mereka dengan bikin lomba kording”, papar gadis yang akrab disapa Devi ini. Devi melanjutkan, selaku panitia dirinya berharap agar jumlah peserta lomba Kording tingkat SMA kali ini memenuhi target dan memiliki semangat juang untuk mengikuti lomba ini. 

     “Sejauh ini berjalan baik, cuma peserta susah nyarinya. Cuma berharap supaya pesertanya banyak dan karya-karyanya berkualitas”, pinta Intan sembari mengayunkan tangan berusaha menunjukkan gestur yang meyakinkan. “Semoga Presslist nanti lancar, dananya cepat terkumpul, dan panitia jangan pantang menyerah ngurusnya karena ini juga acara kita”, harap Devi menutup wawancara. (git/smy)

 

 

Pengunjung Lainnya

We have 103 guests and no members online