• This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  • +6285-739880-014
Category: Laporan Utama

Walaupun rintik air mengguyur, sorot wajah antusiasme dari sosok-sosok kulit putih bermata sipit itu membawa sedikit kehangatan di bumi Trisma. Pagi ini, Trisma mendapat kunjugan spesial, langsung dari negara matahari terbit.

 SMA Negeri 3 Denpasar cukup terkenal dengan sekolah yang memiliki citra disiplin, salah satunya disiplin dalam kebersihan. Tak heran, banyak sekali tamu-tamu yang datang langsung merasa nyaman dengan suasana Trisma yang asri dan bersih. Kali ini, Selasa (26/01) Wakil Wallikota Osaki, beserta beberapa stafnya menginjakan kaki di Trisma untuk mengetahui bagaimana kondisi lingkungan sekolah adiwiyata ini.

Tujuan utama kepemerintahan Osaki ini mengunjungi Bali ini ialah tidak lain untuk menjalin kerjasama yang diwujudkan dalam sebuah program JICA. Program tersebut bertujuan untuk mengurangi dan mengolah sampah di TPA Suwung. Untuk itu, Pemerintahan Jepang menunjuk Kota Osaki yang terkenal sebagai daerah nomor 1 untuk urusan recycle untuk terjun ke lokasi. Jepang ingin memberikan solusi untuk permasalahan yang sedang dihadapi Bali, dengan cara memisahkan sampah dengan teratur dan sesuai dengan kriteria. 

Kunjungan kali ini berjalan cukup lancar, walaupun ada kendala pada waktu dan cuaca.“Dari pusat, kami dihimbau untuk menunjuk SMA 3 karena merupakan sekolah adiwiyata, yang pastinya lebih pandai mengolah mahkluk hidup” jelas Yupi Wahyundari, perwakilan BLH. Silaturahmi ini juga bermaksud sebagai  wujud pelajaran, melakukan penelitian, dan menjalin kerjasama dengan pihak Bali. Jepang sangat menaruh harapan agar program ini berjalan dengan sukses dan kedua belah pihak dapat membangun kerjasama yang bagus.

Dari kunjungan ini, siswa dan sekolah diharapkan agar dapat meningkatkan kerjasama dalam menjaga kebersihan lingkungan. Terutama dalam memilah sampah. “Di Jepang tidak ada yang namanya pembantu (cleaning service), muridnya disiplin juga dalam hal kebersihan, ada jadwal piket juga setiap minggunya” papar Ms. Sachiko, salah satu penerjemah pemerintahan Osaki. Dari sudut pandang mereka, Bali Itu Indah. Kebersihannya adalah tanggung jawab warganya sehingga keindahan yang dimiliki tidak tertutupi oleh sampah berserakan. Disiplin dalam kebersihan harus ditegakan! “Seluruh bentuk bersih-bersih adalah tanggung jawab diri sendiri” tegas Tojo Masaharu, sebagai Wakil Walikota Osaki. Beliau saja peduli, masa penduduk pribumi tidak? (lts)

 

Pengunjung Lainnya

We have 130 guests and no members online