• This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  • +6285-739880-014
Category: Laporan Khusus

Suasana kelas terlihat berbeda pagi ini. Ada yang bengong, ada yang terlihat diam bahkan berbicara sendiri. Semua untuk satu : mengerjakan "cobaan" di depan mata.

     Madyapadma - Gema Gempita Sains Trisma kembali diadakan di SMAN 3 Denpasar pada Jumat (15/1). Dalam rangka memperingati HUT Trisma ke 39, lomba ini diadakan selama 4 jam dengan 6 bidang. Mereka adalah matematika, fisika, kimia, geosains, geologi, dan kimia. Sekitar 282 peserta dari 50 SMP negeri dan swasta se-Bali bersaing untuk memperebutkan Juara 1, 2 dan 3 ditambah uang pembinaan.

     Soal - soal yang dilombakan-pun dirasa susah bagi ukuran anak SMP. Desak Made Tia Kusuma Paramita, salah satu peserta dari SMP 3 Denpasar mengatakan kalau soal yang diberikan agak keluar ekspetasi. Peserta bidang Geosains ini mengerjakan 50 soal pilihan ganda dalam waktu 2 jam. "Persiapan yang saya lakukan baru 80% dari hasil pembinaan dan belajar sendiri. Mungkin itu ya, yang membuat soalnya susah, karena sedikit sekali yang saya pelajari keluar saat lomba," katanya. Sedikit berbeda dengan Desak, Rahajeng Yunita Putri mengatakan kalau ada beberapa soal yang persis seperti di kisi - kisi. Peserta bidang fisika ini mengerjakan 25 soal pilihan ganda. Persiapan yang dia lakukan adalah mengikuti pembinaan hingga belajar soal - soal tahun lalu. "Belajar dari soal tahun lalu ternyata sangat membantu, walaupun lebih susah tapi saya jadi punya bayangan."

     I Kadek Adiana Putra, guru Geografi Trisma dan juga pembuat soal bidang Geosains ini menyatakan kalau soal - soal dibuat dari 2 bidang, yaitu Kebumian dan Oseanografi. Soal juga diadopsi dari soal olimpiade nasional dan internet. "Acuan materinya itu ada Litosfer, Atmosfer, Batuan, Demografi, Peta, dan Mineral. Soal juga setara dengan olimpiade tingkat provinsi." Guru yang akrab disapa Adiana ini menjelaskan kalau di tingkat final, soal yang diberikan  adalah soal esai dan pratikum mengenai alat - alat Theodolite. Senada dengan Adiana, Ketut Suarjana sebagai pembuat soal bidang fisika mengakui kesulitan soal yang dibuatnya. "Setingkat dengan tes masuk perguruan tinggi hingga sarjana. Saking susahnya, ada peserta yang hanya benar 1 soal." Acuan materi soal fisika adalah Mekanika, Listrik Magnet dan Optik.

     Selama Gema Gempita Sains Trisma berlangsung, Adiana dan Suarjana berharap semua berjalan lancar dan berguna untuk masa depan. "Semoga bisa menumbuhkan bibit - bibit unggul sebagai generasi baru," kata Adiana. "Di masa depan, teknologi dan ilmu pengetahuan diperlukan untuk perkembangan nasional kita," Tambah Suarjana. (Tim MP)

Pengunjung Lainnya

We have 218 guests and no members online