• This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  • +6285-739880-014
Category: Artikel

       Dalam tiga tahun terakhir tim koran dinding SMP Tunas Daud menjadi yang terbaik dalam lomba koran dinding Presslist. Selain SMP Tunas Daud, yang pernah merasakan sebagai sang juara dalam lomba koran dinding ini adalah SMPN 3 Denpasar dan SMPN 2 Semarang. Tim jurnalistik SMPN 2 Semarang – Jawa Tengah merupakan sang juara ketika lomba koran dinding ini pertama kali digelar Madyapadma Journalistic Park – SMAN 3 Denpasar. Lantas apakah tahun ini masih SMP Tunas Daud sebagai sang juara? Atau SMPN 3 Denpasar kembali menjadi sang juara? Atau justru SMP (SLUB) Saraswati 1 yang merebut gelar juara (setelah dalam dua tahun berturut-turut menempel ketat SMP Tunas Daud? Atau justru ada ‘kuda hitam’ dari jawara baru? Untuk mengetahui simak analisis kekuatan koran dinding tahun ini, berikut.

       Kita awali dari rubrik Laporan Utama. Pada rubrik Laporan Utama ada lima koran dinding yang bersaing ketat. Kelima koran dinding tersebut, Cida (SMP Cipta Darma), Pegansha Post B(SMP Saraswati 1 Tim B), Gatra Sisya (SMPN 9 Denpasar), Tunas Daud (SMP Tunas Daud) dan Spensa Post (SMPN 1 Muntilan).

       Tim Pegansha yang tahun lalu menyabet laporan utama terbaik, kali ini harus hati-hati dan waspada dengan kehadiran empat tim lainnya. Mengingat pendatang baru CIDA (Gendo: SK Gubernur Cacat Tata Ruang) dan Spensa Post (Apakah Bank Daul?) menempel ketat. Tidak hanya itu, Tunas Daud (Ngaben Tikus Selamatkan Peradaban Manusia) dan Gatra Sisya (Ketika Dunia Internasional Sorot Masalah Sampah) tentu saja tidak mau tinggal diam. Mereka pun ingin menjadi yang terbaik. Lantas mampukah Pegansha mempertahankan gelar laporan utama terbaik? Ataukah akan berpindah ke SMP lain?

       Persaingan pada rubrik laporan Khusus terbaik tak kalah ketat dengan persaingan di laporan utama. Di rubrik laporan khusus ini bertarung ketat koran dinding Pegansha Post B (‘Tanam Saja’. Keresahan Lewat Lagu), Tunas Daud (Remaja Peneliti Lingkungan, Bekerja Dalam Diam), Sastra Gita  Spentri (Dibalik Pohon Berlapis Kain Poleng). Gatra Sisya (Tak Ikuti Perda Volumen Sampah Meningkat) dan Gana Spenuda (Bintaro di Kebun Sekolah).

       Pada rubrik-rubrik lainnya Pegansha B cukup  kuat untuk rubrik-rubrik artikel. Hanya Pegansha A tidak boleh lengah. Karena rekan ‘seperguruan’ Pegansha Post B, Cida, Tunas Daud, Wisata Sanur dan Gatra Sisya juga tak kalah kuat. 

       Pegansha Post A dan B juga tetap bersaing ketat pada rubrik profil. Hanya saja, keduanya harus mewaspadai keberadaan Gatra Sisya, Gana Spenuda. Tunas Daud pun tampaknya tak dapat diremehkan.

       Sementara pada bagian artistik yang penilaiannya terdiri dari fotografi, karikatur, dan layout, keberadaaan Cida mulai muncul, diimbangi dengan Sastra Gita Spentri, Spensa Post, dan rekan seperguruan Pegansha Post A dan B. Pada fotografi, kekuatan Tunas Daud turut memperketat persaingan artistik. Lalu siapakah yang berhak atas penghargaan sebagai fotografi, karikatur maupun artistik terbaik? Kita tunggu saja pada penganugrahan Presslist 5 hari ini. 

Pengunjung Lainnya

We have 226 guests and no members online